More

    Bersiap Terapkan PSBB, Kota Serang Akan Perketat Perbatasan

    Must Read

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Menindaklanjuti keputusan Gubernur Banten, Wahidin Halim untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di setiap wilayah kota dan kabupaten Provinsi Banten, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam waktu dekat ini akan mengatur jadwal rapat penentuan penerapan PSBB.

    Walikota Serang Syafrudin mengatakan, sejauh ini Pemkot Serang baru melakukan agenda rapat untuk penentuan PSBB dengan instansi terkait.

    “Ini baru pergub, memang mengeluarkan untuk semua daerah di Banten ini PSBB. Akan tetapi Kota Serang dalam waktu dekat ini kita akan atur jadwal untuk diagendakan rapat penentuan PSBB,” ujarnya saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Serang, Senin (7/9/2020).

    Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang akan kembali melakukan penyemprotan bio disinfektan di tempat-tempat umum. Dan memperketat agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

    “Ada kemungkinan kita ulangi lagi dari awal, yang pertama penyemprotan disinfektan di semua tempat-tempat umum, kemudian juga pengecekan suhu badan di perbatasan-perbatasan. Langkah-langkah lain nanti kita dengan Dinkes,” katanya.

    Sebelumnya, Gubernur Banten, Wahidin Halim hari ini akan segera berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh kota/kabupaten Provinsi Banten. Hal itu lantaran dari setiap daerah mengalami tren kasus Covid-19 cenderung meningkat secara signifikan.

    Diketahui jika zona risiko Covid-19 ditandai dengan indikator 0 – 1.8 masuk dalam zona merah dengan risiko tinggi, 1.9 – 2.4 merupakan zona orange risiko sedang, angka 2,5 – 3,0 zona kuning risiko rendah serta Zona Hijau yang merupakan zona tidak terdampak dan tidak tercatat kasus Covid-19 positif. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -