More

    Bersiap Terapkan PSBB, Pemkot Serang Pastikan Tidak Tutup Mal

    Must Read

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    Klaster Perumahan Rawan Curanmor, Ratusan Kendaraan Berhasil di Amankan Polda Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Selama bulan Oktober hingga November jajaran Polres yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten berhasil ungkap ratusan...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersiap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai Surat Keputusan Gubernur Banten. Namun, dipastikan tidak akan ada penutupan mal saat PSBB berlangsung.

    Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin mengatakan, hanya akan membatasi keramaian di mal atau pasar tradisional. Tetapi, tidak akan ada penutupan.

    “Aktivitas keramaian seperti mal, pasar tradisional tidak ditutup, hanya dibatasi paling tidak 30 persennya. Maka ketentuan apa yang harus disimpulkan, kita akan musyawarah besok dengan Gugus Tugas Kota Serang,” katanya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Serang, Selasa (8/9/2020).

    Ia mengatakan, dalam menindaklanjuti dari Pergub itu, pihaknya akan memulai dengan menggelar rapat persiapan bersama Gugus Tugas pemerintah Kota Serang.

    “Kalau terkait anggaran, ketentuan dan lain-lain ya kita ikutilah dengan sebagaimana yang sudah di atur oleh pemerintahan yang lebih di atas,” ucapnya.

    Penerapan PSBB, tutur dia, bukanlah hal yang mudah, karena selain mengatur ruang gerak masyarakat, juga harus memenuhi kebutuhan masyarakat.

    “Kalau bicara PSBB, bukan hanya mengatur dari sisi ruang gerak dari manusianya, tetapi juga kebutuhan umat kita juga harus di penuhi. Yah ada JPS lagi, mudah-mudahan tidak ribut lagi sih yah,” tuturnya.

    Diketahui, Gubernur Banten, Wahidin Halim segera memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh kota/kabupaten Provinsi Banten. Hal itu lantaran dari setiap daerah mengalami tren kasus Covid-19 yang cenderung meningkat secara signifikan.(Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190 miliar dengan target Rp220 miliar....

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...
    - Advertisement -
    - Advertisement -