More

    Diduga Lakukan Gratifikasi, Kepala Kemenag Banten Dituntut Mundur

    Must Read

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Wadah Ekspresi Barisan Independen Nasionalis Religius (WEBINAR) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten pada Senin, (7/9/2020). Aksi itu terkait dugaan pungli dan gratifikasi di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten.

    Dalam aksinya selain melakukan orasi-orasi, mahasiswa juga membentangkan spanduk bertuliskan ‘Kemenag Kementerian Gratifikasi’.

    Koordinator WEBINAR Ahmad Jayani mengatakan, tulisan Kementerian Gratifikasi sebagai gambaran atas bobroknya Kanwil Kemenag Banten yang masih membudayakan praktek-praktek korupsi.

    “Inilah kondisi Kanwil Kemenag Banten, gratifikasi menjamur tumbuh subur di tubuh Kanwil Kemenag Banten,” Ucap Ahmad Jayani disela-sela orasi.

    Jayani menyebut, dengan adanya hasil audit Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Nomor 138/B.II/PP.I/2020 patut diduga Kanwil Kemenag Banten melanggar pasal 3 dan 4 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010.

    “Kanwil harus dijatuhi hukuman disiplin berupa penurunan pangkat dengan lebih rendah selama satu tahun kepada A Bazari Syam selaku Kakanwil Kemenag Provinsi Banten,” ucap dia.

    Jayani pun meminta kesadaran dari A Bazari Syam untuk mundur dari jabatannya, sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Banten. Karena dengan sengaja telah melanggar peraturan perundang-undangan.

    “Kalau punya malu lebih baik mundur dengan terhormat, biar lembaga urusan agama terjaga kesuciannya. Lembaga urusan agama adalah lembaga suci dan tidak boleh diisi oleh orang-orang kotor” tegasnya.

    Jayani mengungkapkan, sebagaimana hasil audit Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Nomor 138/B.II/PP.I/2020 telah membenarkan bahwa Kakanwil Banten telah melakukan pelanggaran diantaranya, penyalahgunaan jual beli jabatan dari mulai pengangkatan kepala madrasah, kepala KUA, Eselon IV dan Eselon III.

    Kedua, penyalahgunaan rekrutmen petugas haji. Ketiga, turut serta kampanye bahkan mengorganisir kekuatan Kemenag untuk memenangkan anaknya menjadi DPR RI Periode 2019-2024 dari PPP dan terkahir, mengondisikan proyek dari proyek SBSN sampai cetak spanduk, karena anaknya punya perusahaan.

    Oleh sebab itu, pihaknya menuntut Kejaksaan Tinggi untuk menuntaskan kasus-kasus yang tengah terjadi di Kanwil Kemenag Banten.

    “Kejati wajib mengusut tuntas oknum-oknum di internal Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten yang bermain-main di dana Bantuan dan dugaan adanya nepotisme di internal Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten,” tandasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -