More

    Soal Konvoi Pilkada Serang, Bawaslu Lempar Tanggung Jawab

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Pendaftaran berkas pasangan bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang di KPUD diwarnai aksi arak-arakan, konvoi, dan berkerumunan massa. Sehingga kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

    Menanggapi hal itu, Komisioner Bawaslu Provinsi Banten Badrul Munir mengatakan, mobilisasi massa pada saat deklarasi bakal pasangan calon serta pendaftaran di KPUD harusnya tidak terjadi, karena larangan berkerumunan sudah jelas diatur didalam Inpres dan turunannya Pergub Banten Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona.

    Bawaslu, kata Badrul, tidak memiliki kewenangan untuk menertibkan pelanggaran-pelanggar protokol Covid-19 diluar yuridiksi pengawasan Bawaslu. Alasannya, karena yang memiliki kewenangan tersebut ranahnya Aparat Penegakan Hukum (APH) dan Aparat Penegak Perda.

    “Itu pas deklarasi (kerumunan massa,red) pengaturan penegakan protokol Covid-19 ada di ranahnya Satpol-PP dan aparat Kepolisian,” katanya saat dikonfirmasi awak media pada, Senin (7/9/2020).

    Badrul mengakui, bawaslu hanya memiliki kewenangan untuk menindak pelanggaran protkol Covid-19 diwilayah KPU. Dengan begitu, menurutnya jika terjadi pelanggaran di tempat umum maka aparat penegak hukum harusnya bertindak tegas untuk menertibkan pelanggar protokol kesehatan.

    “Itu kan pelanggaran protkol Covid-19 tidak terjadi dalam area atau lokasi pendaftaran, kan terjadinya diluar pagar (KPU,red), diluar kewenangan kami,” ungkapnya.

    Badrul kembali menegaskan, arak-arakan dan konvoi bukan merupakan pelanggaran Pilkada, karena pada saat pendaftaran belum resmi ditetapkan sebagai calon.

    “Karena kan masih belum ada pasangan calon, aktivitas orang-orang yang baru belum mendaftar itu belum masuk ke ranah kita,” terangnya.

    Adapun kewenangan Bawaslu, sambung Badrul, ketika ada sengketa pelanggaran netralitas ASN dan pejabat Negara. “Paling yang masuk ke ranah kita kalau memang ada keterlibatan ASN, atau pejabat, nah itu baru masuk wilayah kita,” ujarnya.

    Diketahui, sebelumnya dua Kandidat Bakal pasangan calon Pilkada Kabupaten Serang yakni Petahana Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa dan Pasangan Nasrul Ulum-Eki Baihaki menggelar Konvoi, dan Arak-arakan saat mendatangi KPUD. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -