More

    Awas! Kapolda Banten Ancam Bubarkan Kerumunan Massa Pada Pilkada

    Must Read

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 kali ini berbeda karena dilangsungkan ditengah pandemi Covid-19. Euporia massa pendukung serta kampanye terbuka pasangan calon pun dibatasi demi menghindari klaster baru penyebaran covid-19.

    Terkait hal itu, Kapolda Banten Ijren Pol Fiandar meminta seluruh pasangan calon untuk memedomani protokol kesehatan dengan memberikan contoh kepada para pendukung baik timses, relawan, dan simpatisan agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

    “Siapa pun yang hadir di perhelatan kampanye harus menggunakan masker, razin cuci tangan baik dengan sabun maupun handsanitizer, dan menjaga jarak di setiap acara,” ucap Fiandar kepada awak media saat ditemui di kantor KPU Banten, Kamis (10/9/2020).

    Fiandar menyebut, penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan akan disesuaikan dengan peraturan daerah , dengan begitu, menurutnya penerapan sanksi berupa sangsi sosial, denda, fisik, teguran, serta untuk sanksi pasangan calon ketentuannya sudah jelas diatur dalam PKPU.

    Oleh sebab itu, Fiandar mengaku dirinya tidak akan segan membubarkan secara paksa dan memberikan sanksi jika masih ada yang melanggar protokol kesehatan.

    “Kita akan mendukung dengan menegakan sanksi seperti kampanye menampilkan orkes melayu yang mengundang masyarakat itu pasti kita larang karena audah jelas itu melanggar protokol kesehatan apalagi saat ini sedang PSBB,” ungkapnya.

    “kecuali mereka menggelarnya dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, dengan membatasi peserta kampanyenya baru kita perbolehkan,” tuturnya.

    Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon mengajak seluruh elemen masyarakat pada pilkada serentak 2020 ini untuk menggunakan masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan massa.

    “Kita ingin pemilihan serentak 2020 ini berjalan dengan aman, damai, sehat, dan selamat karena pemilihan ini bukan hanya milik kami tapi miliki seluruh masyarakat,” tandasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -