More

    BBNP Banten Bongkar Penyelundupan Narkotika ‘Dalam Sepatu’

    Must Read

    Imbas Corona, Perusahaan Kecil di Banten Capai Satu Juta

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat jumlah Industri besar dan sedang di Banten pada tahun 2020...

    Buruh Nilai KHL Tidak Sensitive Gender

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kesenjangan buruh gender dalam dunia pekerjaan dan upah dinilai semakin melebar, bahkan regulasi yang mengatur komponen kebutuhan...

    Tiga Ormas di Banten Gelar Deklarasi Tolak Habib Rizieq Shihab ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tiga Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terdiri dari Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas), Jalak Banten, dan Barisan Ansor (Banser)...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Dalam kurun waktu satu pekan, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten berhasil membongkar penyelundupan narkotika jenis sabu di Bandara Soekarno Hatta.

    Dari kempat tersangka yang tergabung dalam sindikat jaringan Aceh tersebut, menggunakan modus yang sama yakni memasukan sabu ke dalam sepatu.

    Kepala BNNP Banten Kompol Hendri Marpaung mengatakan, pada 1 September 2020 petugas BNNP Banten bekerjasama dengan keamanan bandara melakukan penyelidikan terkait akan adanya pengiriman narkotika jenis sabu yang akan transit di Bandara Soetta Tangerang.

    Kemudian, sekira pukul 22.15 Wib di ruangan perkantoran terminal 3 Bandara Soetta, petugas langsung mengamankan kedua penumpang yang berinisial MN (34) dan MI (24) serta barang bukti berupa 8 bungkus paket sabu dengan berat 1.022,1 gram.

    “Sabu itu dibawa dari Aceh dengan cara dimasukan ke dalam sepatu, yang mana dari masing-masing sepatu berisi dua bungkus paket sabu,” katanya kepada awak media saat menggelar pres konferens di kantor BNNP Banten, Kota Serang, Kamis (10/9/2020).

    Dua tersangka lain SB (30) dan HR (31), dilakukan penangkapan pada 6 september 2020 sekira pukul 22,15 Wib di ruangan perkantoran area terminal 2 Bandara Soetta, dengan barang bukti narkotika seberat 1.013,7 gram.

    “Dari penangkapan ini berat netonya hampir sama cuma beda gram doang, kalau penangkapan pertama itu 1.022,1 gram ini (kedua) 1.013,7 gram bedanya sedikit,” ungkapnya.

    Barang bukti lain yang berhasil diamankan dari tersangka MN dan MI, berupa 3 unit HP beserta sim cardnya, 2 kartu ATM, 2 buah KTP, 2 pasang sepatu dan uang tunai Rp 2,150 ribu.

    Sedangkan barang bukti SB dan HR, 4 unit HP berserta cardnya, 3 kartu ATM, 2 buah KTP, 2 pasang sepatu dan uang tunai Rp 53 ribu.

    “Bungkusan (Narkotika,red) ini dimasukan kedalam sepatu,selama ini modus yang sering dilakukan dengan modus menaruhkan dibawah alas sepatu terus di sol, tapi kali ini modusnya praktis diinjak didalam kakinya,” terangnya.

    Saat ini, ujar dia, seluruh tersangka sudah diamankan di kantor BNN untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Keempat tersangka telah melanggar pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal seumur hidup.

    “Dari pengungkapan narkotika jenis sabu ini kita dapat menyelamatkan ratusan ribu orang generasi penerus bangsa” ujar Hendri. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -