More

    Selama PSBB, CFD di Kota Serang Dihentikan

    Must Read

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Car Free Day (CFD) di Kota Serang akan dihentikan sementara selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal tersebut guna mencegah penyebaran virus Covid-19 karena mengundang kerumunan.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Ipiyanto mengatakan, selama dua pekan ke depan, dimulai pada Minggu, 13 -20 September 2020 mendatang, CFD di Kota Serang dihentikan sementara.

    “Berdasarkan putusan rapat kemarin, untuk sementara CFD pada tanggal 13 dan 20 September ditiadakan dulu sementara,” ujarnya, Jumat (11/9/2020).

    Ipiyanto menjelaskan, dihentikannya CFD tersebut bukan untuk memutus kegiatan usaha masyarakat. Namun, untuk membatasi kegiatan usaha dengan mematuhi protokol kesehatan.

    “Jadi kami tetap akan melakukan evaluasi ini, dan memang tujuannya bukan untuk memutus kegiatan usaha, tapi memutus rantai penyebaran Covid-19. Nanti setelah tanggal 20 September bisa saja kami buka kembali,” terangnya.

    Menurutnya, akan ada evaluasi kembali setelah PSBB di Kota Serang selesai. Namun selama proses PSBB masih berjalan, CFD harus dihentikan terlebih dahulu.

    “Jadi Minggu pertama kami tiadakan, dan pada Minggu kedua kami akan coba lakukan evaluasi terlebih dahulu apakah kami kembali atau tidak. Tapi memang selama proses PSBB ini CFD kami tiadakan,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -