More

    Bandel Gunakan Masker, Ketua DPRD Kota Serang Minta Sanksi Tegas Diterapkan

    Must Read

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30,...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Budi Rustandi meminta agar yang masih membandel dan tidak menggunakan masker di tengah Pandemi Covid-19 ini mendapatkan sanski secara tegas.

    Sanksi tegas itu diharapkan dapat membuat jera bagi orang-orang yang tidak menggunakan masker.

    “Yang harus di perbaiki ini adalah sanksi, saya sih gak sepakat sanksi push up, seharusnya kasih denda Rp100 ribu. Kalo di denda dengan uang kan di tengah pandemi Covid-19 kan orang pada mikir, masih mending beli maskernya dari pada denda,” ujarnya seusai melakukan pengecekan pos cek poin dalam rangka penerapan PSBB di Kota Serang, Senin (14/9/2020).

    Selain itu, dalam masa pemberlakuan PSBB di Kota Serang saat ini, dirinya meminta agar para petugas di pos cek poin selalu sigap dalam menjalankan tugasnya. Sebab, saat hari pertama Kota Serang memberlakukan PSBB, masih banyak pss cek poin yang belum siap.

    “Itu salah satu kelengahan dari OPD tersebut, mangkannya di cek ulang oleh walikota. Kalo saya liat sih tadi sudah bagus,” katanya.

    Kedepan, dirinya berencana akan melakukan pengecekan pos cek poin pada tengah malam, untuk memastikan bahwa pos cek poin di Kota Serang selalu siaga selama 24 jam.

    “Harusnya ngeceknya tengah malem, karena mobil 24 jam nih, nanti sekali saya cek malem. Saya pengin liat nya malem, kalau sekarang sih sudah pasti ada. Mudah-mudahan apa yang menjadi instruksi walikota ini bisa dijalankan oleh walikota,” tegasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -