More

    Penutupan Terminal Pakupatan Masih Tunggu Keputusan Pemda

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Penutupan Terminal Tipe A Pakupatan masih menunggu keputusan dari pemerintah daerah, baik Kota Serang maupun Provinsi Banten. Sehingga, Terminal Pakupatan hingga saat ini masih terus beroperasi.

    Kepala Terminal Pakupatan Kota Serang Waluyo Dianto mengatakan, penutupan terminal Pakupatan masih menunggu rekomendasi atau keputusan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

    “Dan Satgas Covid-19 daerah, kalau memang arahan dari mereka ditutup, maka akan kami tutup. Jadi untuk saat ini kami masih menjalankan operasional terminal dengan protokoler yang ditingkatkan,” katanya, Senin (14/9/2020).

    Ia pun mengaku, sudah berkoordinasi dengan para pengurus bus untuk tetap menaati protokol kesehatan yang ketat. Apabila ada salah satu penumpang yang tidak menggunakan masker, maka akan diberikan sanksi yang tegas.

    “Apabila ditemukan ada satu orang yang tidak memakai masker, maka pilihannya ada dua. Penumpang diturunkan atau mobil kami keluarkan. Zona tengah terminal ini merupakan zona wajib masker, dan petugas kami akan menegur langsung apabila ada yang tidak menggunakan masker,” katanya.

    Ia menjelaskan, baik angkutan antara kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) masih terus berjalan dengan normal. “Cuma memang pada hari Minggu 13 September 2020, setelah adanya isu PSBB di Jakarta ada peningkatan. Namun hari ini kembali berjalan normal, sekitar 200 sampai 300 kendaraan yang masuk,” jelasnya.

    Untuk kapasitas penumpang, ia menyebutkan, sesuai dengan aturan dari pemerintah, yakni sekitar 30 persen dari kapasitas penumpang dalam bus. “Iya, itu 30 persen untuk penumpangnya. Memang itu kan sudah ada aturannya, dan kami hanya melakukan imbauan serta teguran saja,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Maman Lutfhi mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat dan melakukan rapat untuk penutupan terminal A Pakupatan Serang. Namun hingga saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

    “Kami masih menunggu instruksi dan arahan dari sana (BPTD),” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -