More

    Tahun ini, Realisasi Pajak Mineral Bukan Logam di Kabupaten Serang Capai Rp 7,850 Miliar

    Must Read

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kabupaten Serang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor termasuk sektor mineral bukan logam, tak tanggung-tanggung pajak dari sektor ini yang sudah terealisasi pada tahun 2020 mencapai Rp 7,850 miliar atau sebesar 74, 41 persen dari target Rp 10,550 miliar.

    “Khusus untuk pajak mineral bukan logam kita targetkan tahun ini Rp10,550 miliar, nah per bulan ini sudah terelisasi 74,41 persen atau sebesar Rp7,850 miliar,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Penetapan dan Penagihan Bapenda Kabupaten Serang Warnerry Poetri kepada awak media saat dikonfirmasi melalui sambungan seluller, pada Senin (14/9/2020).

    Menurut dia, sektor pajak mineral bukan logam dihasilkan dari kegiatan pengambilan mineral bukan logam, dan batuan baik dari sumber alam didalam atau permukaan bumi untuk dimanfaatkan perusahaan, sehingga dapat memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah.

    Pada anggaran perubahan, kata dia, target PAD dari sektor ini mengalami penambahan sekitar Rp 6 miliar, jadi, kata dia, dari target Rp 10,550 miliar diperubahan nanti akan ditargetkan sekitar Rp 16 miliar.

    “Untuk perubahan nanti kita ada kenaikan sebesar Rp 6 miliar, jadi totalnya itu sebesar Rp 16 miliar ditargetkan,” katanya.

    Terkait jumlah wajib pajak (WP), sambung dia, secara keseluruhan terdapat berbagai jenis mineral bukan logam yang masuk objek pajak jenis ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Namun, Ujar dia, penetapan objek pajak sesuai potensi daerah yang masuk baru terdiri dari tiga jenis yakni pasir, tanah imbun, dan batuan desi.

    “Secara keseluruhan disektor ini ada 51 WP (Wajib Pajak) terdiri dari pasir, tanah imbun, dan batuan desi,” ungkapnya.

    Untuk mencapai target, pihaknya akan terus melakukan koordinasi yang baik serta membuat beberapa terobosan agar Wajib Pajak (WP) di sektor tersebut dapat melaksanakan kewajiban membayar pajak kepada daerah sesuai peraturan yang berlaku.

    “Kita tetap akan melakukan penagihan-penagihan WP (wajib pajak),” ujarnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -