More

    Diduga Lakukan Ujaran Kebencian, Eks Bupati Serang Dilaporkan ke Bawaslu

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kuasa hukum Bakal Pasangan Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa mendampingi pelaporan kliennya terkait dugaan ujaran kebencian yang dilakukan mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman kepada Bawaslu Kabupaten Serang, Palima, Kota Serang, Selasa (15/9/2020).

    Terlapor sendiri merupakan orang tua dari Eki Baihaki yang merupakan lawan politik Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang.

    Ketua Tim Advokasi Hukum Deni Ismail Pamungkas mengatakan, laporan dugaan pelanggaran berupa ujaran kebencian yang dilakukan oleh Eks Bupati Serang bermula pada saat deklarasi pasangan Nasrul Ulum-Eki Baihaki di Bojonegara pada 6 September 2020 lalu.

    Kata dia, kalimat yang dilontarkan Eks bupati itu mengandung unsur kebencian sehingga dapat memecah belah masyarakat Kabupaten Serang.

    “Ini saya mendampingi klien untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran terkait hinaan dan ujar kebencian,” kata Deni kepada awak media saat ditemui di Kantor Bawaslu Kabupaten Serang.

    Ia menjelaskan, seluruh dokumen berkas terlapor berikut fakta-fakta hukum sudah lengkap, Adapun, kata dia, pasal yang disangkakan sepenuhnya merupakan kewenangan Bawaslu.

    “Nanti terserah kebijakan dari bawaslu yang pasti hari ini kami sudah serahkan fakta hukum ke bawaslu nanti bawaslu biar yang menindaklanjuti laporan kami,” ungkapnya.

    Dani mengakui sudah memiliki bukti-bukti kuat terlapor pada saat melakukan ujaran kebencian sehingga akan menguatkan posisi pelapor untuk memproses secara hukum. “Klien kami warga bojonegara, statusnya kami masih merahasiakan karena masih verifikasi (berkas laporan,red), pokoknya klien kami melihat langsung fakta di lapangan,” ujarnya.

    “Jadi klien kami tergabung dalam sebuah group masyarakat Bojonegara menerima vidio digrup (WhatsApp,red) Pada grup itu ada seseorang yang menshare video berupa ujaran kebencian terhadap klien kami,” tuturnya.

    Deni pun berharap terlapor sebagai mantan pejabat publik harus bersikap mengayomi masyarakat serta menjaga norma-norma sosial.

    “Harapan kami si terlapor ini sadar dan meminta maaf kepada publik atas perbuatanya itu,” terang Deni.

    Sementara itu, staf sengketa Bawaslu Kabupaten Serang, Hami mengatakan, pihaknya sudah menerima berkas laporan dugaan ujaran kebencian dari kuasa hukum pasangan Tatu-Pandji. Untuk itu, dirinya akan melimpahkan berkas laporan tersebut ke pimpinan bawaslu untuk dilakukan pengkajian.

    “Saya sudah menerima kelengkapan-kelengkapan berkasnya nanti akan saya serahkan ke pimpinan,” tandas Hilmi. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -