More

    Diduga Lakukan Ujaran Kebencian, Eks Bupati Serang Dilaporkan ke Bawaslu

    Must Read

    Ditengah Pandemi Covid-19, Tarkam Bola Di Kota Serang Picu Kerumunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ditengah pandemi Covid-19, ribuan warga di Kampung Graha Cibogo, Kelurahan Nyapa, Kecamatan Walantaka, Kota Serang malah berkerumun...

    Waspada! Empat Daerah di Banten Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Empat daerah dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini sejalan dengan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kuasa hukum Bakal Pasangan Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa mendampingi pelaporan kliennya terkait dugaan ujaran kebencian yang dilakukan mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman kepada Bawaslu Kabupaten Serang, Palima, Kota Serang, Selasa (15/9/2020).

    Terlapor sendiri merupakan orang tua dari Eki Baihaki yang merupakan lawan politik Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang.

    Ketua Tim Advokasi Hukum Deni Ismail Pamungkas mengatakan, laporan dugaan pelanggaran berupa ujaran kebencian yang dilakukan oleh Eks Bupati Serang bermula pada saat deklarasi pasangan Nasrul Ulum-Eki Baihaki di Bojonegara pada 6 September 2020 lalu.

    Kata dia, kalimat yang dilontarkan Eks bupati itu mengandung unsur kebencian sehingga dapat memecah belah masyarakat Kabupaten Serang.

    “Ini saya mendampingi klien untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran terkait hinaan dan ujar kebencian,” kata Deni kepada awak media saat ditemui di Kantor Bawaslu Kabupaten Serang.

    Ia menjelaskan, seluruh dokumen berkas terlapor berikut fakta-fakta hukum sudah lengkap, Adapun, kata dia, pasal yang disangkakan sepenuhnya merupakan kewenangan Bawaslu.

    “Nanti terserah kebijakan dari bawaslu yang pasti hari ini kami sudah serahkan fakta hukum ke bawaslu nanti bawaslu biar yang menindaklanjuti laporan kami,” ungkapnya.

    Dani mengakui sudah memiliki bukti-bukti kuat terlapor pada saat melakukan ujaran kebencian sehingga akan menguatkan posisi pelapor untuk memproses secara hukum. “Klien kami warga bojonegara, statusnya kami masih merahasiakan karena masih verifikasi (berkas laporan,red), pokoknya klien kami melihat langsung fakta di lapangan,” ujarnya.

    “Jadi klien kami tergabung dalam sebuah group masyarakat Bojonegara menerima vidio digrup (WhatsApp,red) Pada grup itu ada seseorang yang menshare video berupa ujaran kebencian terhadap klien kami,” tuturnya.

    Deni pun berharap terlapor sebagai mantan pejabat publik harus bersikap mengayomi masyarakat serta menjaga norma-norma sosial.

    “Harapan kami si terlapor ini sadar dan meminta maaf kepada publik atas perbuatanya itu,” terang Deni.

    Sementara itu, staf sengketa Bawaslu Kabupaten Serang, Hami mengatakan, pihaknya sudah menerima berkas laporan dugaan ujaran kebencian dari kuasa hukum pasangan Tatu-Pandji. Untuk itu, dirinya akan melimpahkan berkas laporan tersebut ke pimpinan bawaslu untuk dilakukan pengkajian.

    “Saya sudah menerima kelengkapan-kelengkapan berkasnya nanti akan saya serahkan ke pimpinan,” tandas Hilmi. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -