More

    Duh! Pemprov Banten Batalkan Bantuan Kuota Internet Siswa

    Must Read

    Kades Sukarame Tanggapi Kritikan Warga yang Tanam Pohon Pisang dan Kuburan di Jalan Rusak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca di kritik oleh puluhan warga Kampung Ciakar, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terkait jalan rusak...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Budi Rustandi Dorong Pemkot Ambil Alih Pengelolaan Lahan di Kasemen

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi dipastikan akan mendorong Pemkot Serang untuk mengambil pengelolaan lahan pertanian produktif...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19 menyisakan berbagai persoalan. Pasalnya, keterbatasan ekses internet hingga sarana penunjang lainnya kerap memicu polemik ditengah masyarakat.

    Angin segar sempat digulirkan pemerintah Provinsi Banten, rencananya para siswa di Banten akan dibantu melalui APBD Perubahan tahun 2020 sekitar Rp 11 miliar. Namun, faktanya bantuan internet siswa secara resmi dibatalkan.

    Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Banten Rina Dwiyanti mengatakan, awalnya Pemprov sudah melakukan usulan bantuan tersebut di anggaran perubahan tahun ini.

    “Awalnya memang pemerintah Provinsi Banten akan melakukan usulan untuk membantu para siswa dalam rangka proses belajar lewat Daring ini berupa bantuan kuota internet,” kata Rina saat ditemui di Gedung DPRD Banten, Curug, KP3B, Kota Serang, Selasa (15/9/2020).

    Setelah diusulkan, Rina mengakui program bantuan internet siswa mengalami berbagai kendala termasuk ketidakmampuan pembiayaan dari pemprov sebagai dasar alasan tidak dimasukannya anggaran kuota internet pada APBD Perubahan 2020.

    “Ternyata program ini tidak eligibel untuk bisa di biayai dari pembiayaan yang kita lakukan,” ungkapnya.

    Rina kembali menegaskan Pemprov Banten tidak memploting anggaran untuk bantuan kuota internet dimasa Covid-19. “Tidak ada (bantuan,red),” tegasnya.

    Sementara itu, Koordinator Komisi V DPRD Banten M. Nawa Said Dimyati mengatakan, program bantuan kuota yang awalnya dari dana pinjaman itu tidak disetujui.

    “Anggaran daring tidak disetujui jadi batal, awalnya dari dana pinjaman,” ujarnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -