More

    Kepatuhan Pajak Reklame di Kabupaten Serang Masih Rendah

    Must Read

    Kades Sukarame Tanggapi Kritikan Warga yang Tanam Pohon Pisang dan Kuburan di Jalan Rusak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca di kritik oleh puluhan warga Kampung Ciakar, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terkait jalan rusak...

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    Imbas Corona, Perusahaan Kecil di Banten Capai Satu Juta

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat jumlah Industri besar dan sedang di Banten pada tahun 2020...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang menyebut kepatuhan wajib membayar pajak dari sektor Reklame terbilang rendah. Alasannya, karena masih terdapat beberapa pengusaha tetap melakukan pemasangan reklame pada papan yang belum mendapat keterangan lunas.

    Kabid Penetapan dan Penagihan Bapenda Kabupaten Serang Warnerry Poetri mengungkapkan, sesuai peraturan seluruh pengusaha reklame diwajibkan membayar pajak sebelum memasang reklame untuk kepentingan pengiklanan, tapi faktanya masih ada pengusaha reklame yang belum memahami ketentuan pajak reklame di Kabupaten Serang.

    “Yang tidak mengerti pajak itu spanduk-spanduk, baliho-baliho, itu biasanya mereka kurang taat pajak dibandingkan papan-papan yang besar,” ujarnya kepada awak media pada Senin (14/9/2020) kemarin.

    Dia menyebut, untuk menandakan papan reklame yang sudah membayar pajak langsung dilakukan pemasangan stiker bertuliskan lunas, sehingga reklame-reklame yang ukuranya besar kebanyakan sudah mematuhi aturan.

    “Kalau reklame sudah bayar kita pasang stiker lunas pajak reklame, jadi kalau misalnya dia (pengusaha) keliatan papan reklamenya belum terpasang nah itu kemungkinan bayar pajak,” katanya.

    Menurut dia, secara keseluruhan pajak reklame yang terdiri dari berbagai jenis baik baliho, spanduk, dan papan Billboard memiliki besaran pajak yang variatif.

    “Ya kalau untuk Billboard yang besar itu 1 meternya sekitar Rp 350 ribu, nah tinggal luas dikali harga dasar Rp 350 ribu, kemudian dikali tarif pajak 2 Persen, berapa?,” ungkapnya.

    Tahun ini, ujar dia, target penerimaan pajak reklame baru terealisasi 7,69 persen atau sebesar Rp 1,6 miliar dari target Rp 2,3 miliar.

    “Nah dari target Rp2,3 Miliar itu sampai sekarang ini sudah terealisasi 7,69 persen atau sebesar Rp1,6 miliar ya, nanti untuk di perubahan (anggaran,red) kita ada kenaikan sebesar Rp300 juta, jadi dari Rp2,3 di perubahan nanti ditargetkan Rp 2,6 miliar.” Tandasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -