More

    Tren Covid-19 Meningkat, Ketua Dewan Sarankan PSBB Diperpanjang

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Banten terus mengalami peningkatan. Bahkan, kondisinya semakin mengkhawatirkan karena dalam satu hari tembus 137 kasus.

    Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Banten Andra Soni menegaskan, peningkatan kasus Covid-19 terjadi karena penerapan protokol kesehatan mulai diabaikan, sehingga ia menyarankan PSBB harus terus diperpanjang untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten.

    “Memang PSBB (pembatasan sosial berskala besar,red) patut kita perpanjang itu diperluas di seluruh Banten, kita mempertimbangkan tren hari ini yang terus naik, jadi kita antisipasi dengan PSBB,” kata Andra Soni kepada awak media saat ditemui di Gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (15/9/2020) kemarin.

    Andra kembali menegaskan, pengabaian protokol kesehatan tidak hanya terjadi di lingkungan masyarakat, tapi di gedung DPRD Banten sendiri yang notabennya lingkungan pejabat negara masih terdapat pegawai yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti pengunaan masker.

    “Ternyata masih ada di lingkugan kami yang tidak menggunakan masker, harus diakui di gedung ini (DPRD Banten,red) masih ada orang yang belum menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

    Politisi Gerindra itu mendorong seluruh elemen untuk terlibat aktif dalam menghentikan penyebaran covid-19 dengan menyosialisasikan pentingnya kesadaran penggunaan protokol kesehatan.

    “Jadi, perlu kesadaran lebih, perlu kesadaran ekstra dalam meningkatkan kewaspadaan, kehati-hatianan, dengan menjaga memakai masker, cuci tangan, hal-hal itu yang harus kita lakukan selama pandemi Covid-19,” tegas Andra.

    Terkait pemulihan ekonomi, lanjut Andra, harus didukung dan disuport agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan normal, namun, kata dia, yang lebih utama dari pemulihan ekonomi adalah keselamatan rakyat Banten.

    Andra juga menyampaikam, perlu disadari perpanjangan PSBB di Tangerang Raya umumnya di seluruh kabupaten/kota tidak sedikitpun menghentikan ekonomi warga, terlebih PSBB kali ini berbeda dengan PSSB sebelumnya, artinya PSBB saat ini lebih menyesuaikan dengan kondisi warga Banten.

    “Itu setelah 10 kali PSBB diperpanjang di Tangerang Raya nyatanya nggak menghambat pertumbuhan ekonomi, justru ekonomi perlahan-lahan mulai bisa normal walaupun nggak bisa 100 persen,” tandasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -