More

    Dewan Banten Minta Pemkot Serang Serius Terapkan PSBB

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kota Serang terkesan masih belum optimal karena beberapa pos penjagaan alias cek poin seringkali lengah dari pengawasan.

    Kota Serang sendiri sudah menetapkan delapan titik cek poin yakni di Gerbang Tol Serang Timur, Samping Perumahan Serang City, Kecamatan Taktakan, Kecamatan Curug, Palima, Kalodran, Jalan raya Sawah Luhur, dan Terminal Pakupatan.

    Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim meminta, Pemkot Serang untuk lebih serius dalam menerapkan PSBB termasuk memperkuat pengawasan di seluruh titik cek poin dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Ibu Kota Provinsi.

    “Harusnya lebih diperkuat, karena cek poin ini menjadi salah satu proses untuk mengawali (penyebaran covid-19,red) dari wilayah-wilayah lain karena adanya peningkatan Covid-19,” kata Fahmi kepada awak media saat ditemui di Gedung DPRD Banten, Curug, KP3B, Kota Serang, Kamis (17/9/2020).

    Fahmi menegaskan, penjagaan di perbatasan Kota Serang sebagai garda terdepan keluar masuk trasnportasi umum dari luar daerah harus diperketat. Jika tidak, upaya untuk mengantisipasi Covid-19 akan sia-sia.

    “Pintu gerbang Ibu Kota Provinsi Banten ini tentu harus diperkuat,” ujarnya.

    Politisi Golkar itu kembali menegaskan, penerapan PSBB di Kota Serang harus dikonsolidasikan kembali dengan pemerintah Provinsi Banten untuk menguatkan dan menyatukan persepsi dalam menghentikan laju penyebaran Covid-19.

    “Saya kira aparatur Pemprov Banten harus bersama-sama konsolidasi dengan Kota Serang agar upaya-upaya ini bisa selaras dan juga terukur dalam rangka penguatan pencegahan Covid-19,” tandasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -