More

    Kawasan Magnet Bumi Akan Dibangun Di Kabupaten Serang

    Must Read

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Tiga Ormas di Banten Gelar Deklarasi Tolak Habib Rizieq Shihab ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tiga Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terdiri dari Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas), Jalak Banten, dan Barisan Ansor (Banser)...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Plt Kepala Biro Infrastuktur dan Sumber Daya Alam Setda Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan, Kawasan Observatorium Magnet Bumi milik Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan akan dipindahkan ke Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang.

    Kata Nana, Rencana pembangunan akan dilakukan pada tahun 2022 setelah pengadaan tanah untuk bangunan selesai.

    “Rencana itu setelah selesai tahap pengadaan lahan, Nah pengadaan Lahan kita targetkan tahun 2022, kalau misalkan sebelum selesai tidak masalah bisa dilangsungkan ke fisik,” katanya kepada awak media saat dikonfirmasi lewat sambungan seluler, pada Jum’at (18/9/2020).

    Nana menegaskan, proyek pembangunan tersebut dimiliki pemerintah pusat sehingga daerah hanya akan fokus terhadap pengadaan lahan saja.

    “Pokoknya akan di pindahkan ke serang, karena kan disana (Tanggerang Selatan,red) tidak mendukung padat dan aktivitas yang bisa mengganggu,” terangnya.

    Nana mengungkapkan, setelah melalui uji publik masyarakat dan perusahaan sudah sepakat untuk dilakukan Pembanguan tersebut. “Hasil konsultasi publik yang punya lahan itu sepakat untuk dilakukan Pembangunan, sampai saat ini lancar tidak ada kendala dalam pengadaan lahan,”ungkapnya.

    Terkait luas lahan, dikatakan Nana, diperlukan sekitar seluas 9 hektar dan 3 bidang tanah yang saat ini sudah dimiliki oleh tiga nama pemilik. “Itu udah Ada lahan masyarakat dan perusahaan,” tutupnya. (Jejen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -