More

    Tercemar Limbah Industri, Ratusan Ikan Sungai Panebong Mati

    Must Read

    Ditengah Pandemi Covid-19, Tarkam Bola Di Kota Serang Picu Kerumunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ditengah pandemi Covid-19, ribuan warga di Kampung Graha Cibogo, Kelurahan Nyapa, Kecamatan Walantaka, Kota Serang malah berkerumun...

    Waspada! Empat Daerah di Banten Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Empat daerah dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini sejalan dengan...

    APBD Kota Serang Tahun 2021 Defisit 75 Miliar

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Serang tahun anggaran 2021 alami defisit sebesar Rp 75,5...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Warga Kampung Karinding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang mengeluhkan pembuangan limbah industri yang mencemari Sungai Panebong. Padahal, warga sudah berpuluh tahun memanfaatkan Sungai Panebong untuk kebutuhan sehari-hari.

    Salah seorang warga Naba mengatakan, selain untuk kebutuhan sehari-hari, warga juga memanfaatkan Sungai Panebong sebagai mata pencaharian dengan menangkap ikan. Namun, saat ini warga tidak bisa lagi memanfaatkan air Sungai Panebong. Bahkan, banyak ikan yang mati mendadak.

    “Banyak ikan yang mati disini. Padahal warga biasa tangkap ikan disini buat kebutuhan sehari-hari juga,” ujarnya, Jumat (18/9/2020).

    “Iya biasa digunakan untuk cuci baju juga sama warga disini, terus mandi, cuci piring juga,” tambahnya.

    Warga juga mengaku sudah memberitahukan kejadian ini kepada pihak desa maupun kepolisian setempat. Namun hingga saat ini, pihaknya masih belum mendapatkan tanggapan yang serius.

    “Sudah melaporkan ini juga ke desa sama pihak kepolisian, cuma ya itu belum ada tindak lanjut,” tegasnya.

    Warga setempat juga berharap, agar pemerintah dapat menindak tegas perusahaan yang mencemari air Sungai Penebong.

    “Iya kalau bisa mah di tindak tegas, biar jangan buang limbah kotor di sungai ini lagi,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -