More

    Soal Dugaan Pencemaran Limbah Danau Panebong, Begini Tanggapan Kades Tambak

    Must Read

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kepala Desa Tambak Ade mengaku, sudah mendapatkan laporan dari warga Kampung Kedingding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang soal Danau Panebong yang diduga tercemar oleh limbah pabrik.

    Ade mengatakan, pihaknya sudah melihat langsung ke Danau Panebong untuk memastikan kebenaran atas laporan dari warga. “Kami juga sudah turun langsung ke Danau Panebong, dan memang ternyata benar ikan disana pada mati,” kata Ade saat ditemui di kantornya, Senin(21/9/2020).

    Namun, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab dari ribuan ikan yang mati, dengan alasan tidak ingin membuat gaduh dan menuduh terlebih dahulu sebelum ada bukti.

    “Kami juga belum tahu itu penyebabnya karena apa. Karena kalau kami bilang bahwa itu karena limbah pabrik tapi belum ada bukti, nanti kami di sangka salah lagi,” terangnya.

    Meski demikian, pihaknya sudah melaporkan hal itu kepada Camat Kibin untuk nantinya akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang.

    “Kami sudah melaporkan atas keresahan warga ke pak Camat, biar nanti ditindaklanjuti oleh instansi terkait,” tuturnya.

    Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Camat Kibin, Imron Rohyadi pun membenarkan adanya laporan terkait hal itu. “Ya kami sudah menerima laporan itu, dari Desa Tambak,” katanya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -