More

    Warga Minta Pemkab Serang Usut Pabrik yang Cemari Danau Panebong

    Must Read

    Buruh Nilai KHL Tidak Sensitive Gender

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kesenjangan buruh gender dalam dunia pekerjaan dan upah dinilai semakin melebar, bahkan regulasi yang mengatur komponen kebutuhan...

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sudah 10 hari warga Kampung Kedingding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang tidak bisa menangkap ikan seperti biasanya. Mereka pasrah, lantaran Danau Panebong, salah satu tempat yang biasa di pakai untuk menangkap ikan kini diduga telah tercemar limbah industri.

    Salah satu warga, Naba mengaku, danau tersebut sudah berpuluh tahun lamanya dijadikan lahan perekonomian warga setempat dengan menangkap ikan. Selain itu, danau tersebut pun biasa di pakai untuk kebutuhan sehari-hari warga.

    “Kami sudah puluhan tahun bergantung pada danau ini untuk mencari ikan, kemudian di jual buat kebutuhan sehari-hari. Warga juga disini biasa pakai air ini buat cuci baju sama mandi juga,” ujarnya, Senin (21/9/2020).

    Dugaan sementara oleh warga, ribuan ikan mati tersebut akibat dari industri yang tidak jauh dari danau tersebut membuang limbah ke Danau Panebong.

    “Ya liat aja di situ pabrik, disitu lagi pabrik. Baru kali ini kejadian sampe ribuan ikan mati,” katanya sambil menunjuk ke beberapa industri di sekitar.

    Warga pun mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak desa, hingga kepolisian. Namun hingga saat ini, mereka masih belum mendapatkan tindaklanjutnya. “Sudah melaporkan ini juga ke desa sama pihak kepolisian, cuma ya itu belum ada tindak lanjut,” tegasnya.

    Warga pun meminta kepada pemerintah khususnya Kabupaten Serang untuk dapat menindak tegas perusahaan yang mencemari Danau Panebong.

    “Iya kalo bisa mah di tindak tegas, biar jangan buang limbah kotor di sungai ini lagi,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -