More

    Terpengaruh Alkohol, 7 Pemuda di Cikande Perkosa Gadis Dibawah Umur Secara Bergilir

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Tujuh orang pemuda tega perkosa gadis di bawah umur secara bergiliran. Dari ketujuh tersangka, Satreskrim Polres Serang berhasil bekuk lima orang tersangka, dan dua tersangka masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Pelaku melakukan hal tersebut akibat terpengaruh dari minuman alkohol. Awal mulanya, korban sebut saja Bunga (14) dan Mawar (14) sedang berjalan arah pulang setelah membeli makanan kucing di Kawasan Modern, Cikande, Kabupaten Serang.

    “Saat itu korban ketakutan waktu mau pulang, karena ada keributan antara para tersangka dan warga. Salah satu tersangka menawarkan kepada korban untuk diantarkan pulang,” kata AKBP Mariyono, Kapolres Serang saat conference pers, Jumat (25/9/2020).

    Alih-alih mengantarkan pulang, saat di tengah perjalanan korban di buntuti oleh tersangka lainnya dengan menggunakan sepeda motor, dan membawa kedua korban ke perkebunan.

    “Disitu korban diperkosa secara bergilir oleh para tersangka. Korban tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran seluruh tubuhnya dipegang erat oleh para tersangka ini,” jelasnya.

    Setelah puas melakukan hal bejatnya itu, para tersangka kemudian kabur dan meninggalkan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    “Kami berhasil membekuk para tersangka ini setelah keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut pada kami,” tuturnya.

    Dari tujuh tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan lima tersangka, dan dua tersangka lainnya masih dalam DPO. Selain itu, salah satu tersangka masih dalam status pelajar kelas 1 SMA.

    “Akibat dari kejadian itu, korban mengalami trauma, dan kami terus melakukan pendampingan kepada korban,” katanya.

    Atas ulahnya itu, para tersangka dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2 juncto pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI nomor 17 tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -