More

    Terpengaruh Alkohol, 7 Pemuda di Cikande Perkosa Gadis Dibawah Umur Secara Bergilir

    Must Read

    Waspada! Empat Daerah di Banten Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Empat daerah dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Hal ini sejalan dengan...

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    FPUIB di Polisikan, Advokat: Ada Orang Yang Benci Islam

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Warga Kota Serang berinisial H didampingi kuasa hukum dari Banten Lawyers Club (BLC) melaporkan dugaan pelanggaran protokol...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Tujuh orang pemuda tega perkosa gadis di bawah umur secara bergiliran. Dari ketujuh tersangka, Satreskrim Polres Serang berhasil bekuk lima orang tersangka, dan dua tersangka masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Pelaku melakukan hal tersebut akibat terpengaruh dari minuman alkohol. Awal mulanya, korban sebut saja Bunga (14) dan Mawar (14) sedang berjalan arah pulang setelah membeli makanan kucing di Kawasan Modern, Cikande, Kabupaten Serang.

    “Saat itu korban ketakutan waktu mau pulang, karena ada keributan antara para tersangka dan warga. Salah satu tersangka menawarkan kepada korban untuk diantarkan pulang,” kata AKBP Mariyono, Kapolres Serang saat conference pers, Jumat (25/9/2020).

    Alih-alih mengantarkan pulang, saat di tengah perjalanan korban di buntuti oleh tersangka lainnya dengan menggunakan sepeda motor, dan membawa kedua korban ke perkebunan.

    “Disitu korban diperkosa secara bergilir oleh para tersangka. Korban tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran seluruh tubuhnya dipegang erat oleh para tersangka ini,” jelasnya.

    Setelah puas melakukan hal bejatnya itu, para tersangka kemudian kabur dan meninggalkan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    “Kami berhasil membekuk para tersangka ini setelah keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut pada kami,” tuturnya.

    Dari tujuh tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan lima tersangka, dan dua tersangka lainnya masih dalam DPO. Selain itu, salah satu tersangka masih dalam status pelajar kelas 1 SMA.

    “Akibat dari kejadian itu, korban mengalami trauma, dan kami terus melakukan pendampingan kepada korban,” katanya.

    Atas ulahnya itu, para tersangka dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2 juncto pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI nomor 17 tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Harga Gabah Petani di Banten Alami Penurunan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat rata-rata harga gabah di tingkat petani pada November 2020 mengalami penurunan. Penurunan...

    Waduh! Kapolsek Walantaka Dicopot Pasca Kerumunan pada Pertandingan Sepak Bola

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca adanya kerumunan pada pertandingan sepak bola di Kecamatan Walantaka pada Rabu (3/12) lalu, Kapolsek Walantaka AKP Kasmuri, di copot jabatannya dan...

    Pasca Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Serang Terendam Banjir

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah diguyur hujan deras semalaman, beberapa wilayah di Kota Serang terendam banjir, seperti di Komplek Citra Gading, Kampung Munjul Jaya, Kelurahan Karundang dan...

    Kota Serang Dikepung Banjir, Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kota Serang kembali dikepung banjir setelah diguyur hujan sejak Rabu malam hingga kamis (3/12) pagi. Beberapa titik yang jadi langganan banjir diantaranya komplek...

    Banten Dinilai Darurat Kekerasan Perempuan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan kerap diperingati setiap tanggal 25 November, namun kali ini berbeda lantaran dihadapkan dengan situasi pandemi corona,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -