More

    BNNP Banten Gagalkan Penyelundupan 310 Kilogram Ganja Asal Aceh

    Must Read

    SERANG/POSPUBLIK.CO-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten berhasil menggagalkan aksi penyeludupan 301 kilogram narkotika jenis ganja, yang diselundupkan dalam bak kendaraan truk di Jalan Raya Merak – Serdang, Kampung Margasari, Kecamatan Bojonegara-Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten pada Kamis (24/9/2020).

    Kepala BNNP Banten, Kombes Pol Hendri Marpaung mengatakan, dari hasil pengungkapan tersebut BNN Banten berhasil mengamankan satu tersangka yang berinisial AS (32) warga Bandar Lampung.

    “Pada hari Kamis 24 September, sekitar pukul 18.30 WIB. kami berhasil mengamankan tersangka AS (32) yang membawa ganja sebanyak 301 kilogram dalam kendaraan truk doble dari Bandar Lampung,” katanya kepada awak media.

    Menurut dia, penangkapan tersangka AS berawal setelah petugas dilapangan mendapat informasi dari masyarakat akan adanya pengiriman ganja asal Aceh menuju Tangerang, Banten melalui pelabuhan Bojonegara Serang.

    “Kita langsung melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap tersangka AS,” ujarnya.

    Sejauh ini, ujar dia, penyeludupan ganja merupakan jaringan dari pengedaran sebelumnya sebanyak 210 kilogram yang di bawa ke wilayah Bogor pada Desember 2020.

    “Ini merupakan jaringan sebelumnya yang berhasil kita gagalkan bersama Polda Banten pada Desember 2019 yang lalu,” terang Hendri.

    Yang jelas, lanjut Hendri, BNNP akan terus mendalami jaringan dari peredaran tersangka AS. Untuk itu, pihaknya membawa seluruh barang bukti tersangka ke kantor BNNP.

    “Kita membawa tersangka dan barang bukti ganja ke kantor BNN Banten untuk proses selanjutnya,” kata Hendri.

    Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, kata Hendri, pertama satu unit kendaraan truk Nissan berwarna merah dengan NoPol. B 9735 DU, kedua, satu kartu ATM, ketiga, satu Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan keempat, dua buah handphone beserta SIM card-nya.

    “Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 111ayat (2) JO Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -