More

    Pengangkatan Komisaris BUMD Menuai Polemik, Begini Kata DPRD Banten

    Must Read

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi...

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan...

    Bela UMKM, Ketua DPRD Kota Serang Siap Pasang Badan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku siap pasang badan untuk memproses secara hukum jika ada oknum...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Keputusan Gubernur Banten mengangkat Muhtarom sebagai Komisaris PT Agrobisnis Banten Mandiri (BUMD) berujung polemik. Pasalnya, Muhtarom saat ini masih menjabat sebagai kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten.

    Menanggapi hal itu, Wakil ketua DPRD Banten Nawa Said Dimyati mengatakan, pengangkatan Kepala OPD Pemprov Banten menjadi Komisaris BUMD sah secara hukum.

    Selain Muhtarom, kata dia, masih terdapat pejabat yang menempati kedudukan komisaris perusahaan milik negara, hingga saat ini ada sekitar 367 komisaris BUMN yang terindikasi rangkap jabatan dan juga ada 167 menempati jabatan dianak perusahaan BUMN.

    “Itu ada juga yang dirangkap pejabat negara dari situ bisa menjadi yurisprudensi, yang terpenting pejabat itu mempunyai kapasitas dan kapabilitas, saya rasa itu dimiliki oleh pak Muhtarom,” katanya kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya, DPRD Banten, Curug, Kota Serang, Selasa (29/9/2020).

    Pria yang akrab siapa Cak Nawa itu menegaskan, jabatan komisaris lebih baik diberikan kepada pejabat negara dibandingkan kepada orang yang memiliki jasa alias relawan pada saat pemenangan WH-Andika.

    “Menurut saya lebih baik daripada diberikan kepada orang yang punya jasa pada saat pemenangan Pilkada, itu banyak ke arah politik,” ungkapnya.

    Kedepannya, politisi Demokrat itu mengaku akan terus melakukan pemantauan kepada pejabat daerah yang diangkat menjadi komisaris BUMD PT. Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda).

    “Penunjukan Muhtarom itu profesionalitas, kita akan tetap memantau apakah Muhtarom ini akan tetap layak atau tidak, Komisaris itu tidak ada seleksi,” ujarnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Bela UMKM, Ketua DPRD Kota Serang Siap Pasang Badan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku siap pasang badan untuk memproses secara hukum jika ada oknum...

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan untuk para pelaku UMKM yang...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di...

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi Albantani, Curug, Kota Serang, Senin...

    Sedang Dibahas, UMK di Banten Berpotensi Naik

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait Upah Minimum Kerja (UMK)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -