More

    Antisipasi Potensi Tsunami 20 Meter, Dua Sirine di Banten Kembali Berfungsi

    Must Read

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO– Dua Sirine peringatan dini tsunami yang ada di Kabupaten Pandeglang kini sudah dipastikan berfungsi kembali. Setelah sebelumnya, kedua sirine yang terletak di Kecamatan Labuan dan Panimbang Kabupaten Pandeglang sudah lama tidak berfungsi.

    Namun karena beredar kabar akan ada potensi tsunami setinggi 20 Meter diperairan selatan Pulau Jawa maka alat deteksi tsunami tersebut langsung diperbaiki BMKG yang berkoordinasi dengan BPBD Banten.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan, dua sirine tersebut kini kembali berfungsi setelah adanya perbaikan oleh Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) pusat yang berkordinasi dengan BPBD Provinsi Banten beberapa waktu lalu.

    “Ya, alhamdulillah sudah berfungsi kembali setelah adanya koordinasi antara BPBD Banten dengan BMKG pusat,” ujar Nana Suryana kepada awak media, pada Jumat (2/10/2020).

    Nana menyebut, sirine tersebut milik BMKG yang dioperasikan oleh BPBD. Sehingga ketika terjadi truble maka BPBD tidak bisa memperbaiki secara langsung, hanya bisa berkoordinasi dengan BMKG untuk segera diperbaiki.

    “Apalagi sekarang kan sedang ramai potensi terjadinya bencana alam gempa bumi yang disertai tsunami yang besar atau megatras. Sebagai langkah antisipasi, kami segera melakukan kordinasi untuk perbaikan itu,” katanya.

    Terkait kepastian sirine berfungsi dengan baik, Nana mengakui, pihaknya sudah melakukan uji coba terhadap dua sirine tersebut dari ruang kontrol yang berada di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Banten.

    “Sudah kita coba, dan Alhamdulillah bunyi. Radiusnya suaranya kurang lebih sekitar 500 meter,” ungkapnya.

    Sementara itu, ujar dia, sirine yang berada di Pasauran, Kabupaten Serang masih dalam proses perbaikan. Untuk itu, pihaknya akan terus mengupayakan seluruh alat yang berkaitan dengan kebencanaan akan kembali dioptimalkan agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Banten.

    “Termasuk sosialisasi kepada masyarakat juga terus kita lakukan,” tandasnya, (jen/red)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -