More

    Demo HUT Banten ke-20, HMI Menilai WH-Andika Gagal

    Must Read

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    SERANG/POSPUBLIK.CO– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar refleksi peringatan HUT Banten ke-20 tahun di depan Gedung DPRD Banten, Minggu (4/10/2020). Dalam aksinya, mahasiswa menilai WH-Andika gagal membangun Banten.

    Koordinator Lapangan, Ari Opanda mengatakan, sudah 20 tahun Provinsi Banten berdiri memisahkan diri dari Jawa barat. Namun dibawah kepemimpinan WH-Andika, Banten masih menyimpan segudang permasalahan-permasalahan yang belum bisa diselesaikan.

    “Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial masih terpuruk,” katanya disela-sela orasi.

    Dalam bidang pendidikan, kata dia, program kelas baru (RKB) yang dirancang oleh pihak pemerintahan masih belum bisa terpenuhi secara maksimal. “Dari 403 program RKB untuk program RKB SMAN yang semulanya ada 268 ruang kelas baru hanya ada 22 RKB yang diwujudkan pemerintah Banten,” ungkapnya.

    Terkait aspek ekonomi, ujar dia, saat ini Pemprov Banten telah melakukan pinjaman daerah ke BUMN PT SMI senilai Rp 4,9 triliun dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Namun dalam prakteknya pinjaman dana tersebut justru lebih banyak dialokasikan untuk pembangunan sport centre.

    “Pinjaman ini kan artinya bukan untuk pemulihan ekonomi berbasis UMKM yang ada di Banten, kondisi ini menjadi tidak wajar kita melihat kondisi perekonomian di Indonesia sedang mengalami keruntuhan serta berdampak langsung terhadap perekonomian di Banten,” terang Ari.

    Sejauh ini, lanjut dia, Provinsi Banten tetap bertengger di peringkat satu dengan jumlah pengangguran terbanyak se-Indonesia. “Angka pengangguran di Banten terbesar nomor 1 di Indonesia, apalagi dengan maraknya PHK massal yang terjadi pada industri-industri di Banten akan semakin memperparah pengangguran,” paparnya.

    Selanjutnya, untuk bidang kesehatan seperti fasilitas tenaga medis yang ada di Banten, dalam penanganan pandemi Covid-19 masih sangat minim dan tidak layak.

    “Dengan kondisi ini maka sudah sewajarnya Provinsi Banten menyandang status zona merah dalam penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

    Tak hanya itu, kata dia, pengelolaan dana kesehatan penanganan Covid-19 dalam penyerapannya sedang dalam investigasi Polda karena terendus dugaan kasus korupsi.Oleh sebab itu, HMI menuntut hilangkan ketimpangan pendidikan di Banten, ciptakan solusi pendidikan di era pandemi di Provinsi Banten, ciptakan birokrasi pendidikan yang akuntable.

    “Selesaikan target RKB dan USB, tekan angka pengangguran di Banten ciptakan lapangan pekerjaan dimasa pandemi, perketat pengawasan PEN, terakhir pemprov harus transparan perihal anggaran dana bantuan Covid-19,” tutupnya, (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -