More

    Gawat! Rumah Makan Jadi Kalster Penyebaran Covid-19

    Must Read

    PSBB Banten Kembali Diperpanjang hingga Desember 2020

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten kembali diperpanjang selama satu bulan penuh. Keputusan tersebut tertuang dalam...

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wakil Gubernur Banten, Andika Harzumi mengungkapkan rumah makan serta restoran menjadi pusat penyebaran virus corona di Provinsi Banten.

    Hal itu diakibatkan karena tidak adanya penerapan protokol kesehatan termasuk penggunaan masker dan sosial distancing.

    “Sekarang yang paling mendominasi pemerintah pusat melihat bahwa klaster rumah makan dan restoran yang sekarang semakin meningkat, karena di restoran dan di rumah makan itu kan nggak ada yang pakai masker, “Katanya kepada awak media usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Hut Banten ke-20 di Gedung DPRD Banten, Curug, Kota Serang, Minggu (4/10/2020) kemarin.

    Andika mengakui, transisi klaster penyebaran corona dari klaster rumah tangga ke klaster rumah makan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan pemerintah pusat.

    “Itu hasil rapat dengan Menko (menteri perekonomian,red) Maritim kemarin,” terang Andika.

    Meskipun rumah makan menjadi klaster corona, Andika mengakui tidak akan menutup secara total pusat rumah makan atau restoran di seluruh Banten.

    Alasannya, karena saat ini seluruh daerah termasuk Banten dihadapkan dengan ancaman resesi. Apalagi, Banten sedang berupaya untuk memfokuskan program pemulihan ekonomi nasional melalui daerah.

    “Nah kapasitas yang datang ke rumah makan itu paling 50 persen, bisa makan ditempat hanya sampai pukul 18:00 sore,” paparnya.

    Sejauh ini, ujar dia, dengan penerapan PSBB di DKI Jakarta berdampak luas pada aktivitas warga DKI Jakarta keluar masuk daerah Provinsi Banten. Dengan begitu, warga Jakarta dipastikan akan terus berbondong-bondong memasuki wilayah Banten terutama wilayah Tangerang Raya.

    “Malah mereka (warga Jakarta,red) datang ke wilayah Tangerang Raya sehingga dapat menimbulkan tingginya peningkatan penyebaran corona melalui klaster rumah makan atau restoran di Banten,” pungkasnya.

    “Saya sudah menugaskan pak Sekda (Al Muktabar/red) untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar dapat menekan kondisi penyebaran Covid-19,” tutupnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...
    - Advertisement -
    - Advertisement -