More

    Tolak Omnibus Law, Ribuan Mahasiswa Banten Turun ke Jalan

    Must Read

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    SERANG/POSPUBLIK.CO– Hari ini Ribuan Mahasiswa Banten yang terhimpun dalam Aliansi Geger Banten menggelar aksi demonstrasi di Jalan Jenderal Sudirman, depan Kampus UIN SMH Banten, Senin (6/10/2020).

    Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintah untuk mencabut Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker).

    Pantauan Pospublik.co.id, mahasiswa memulai demonstrasi pada pukul 13:00 WIB dengan membawa poster-poster serta membentangkan spanduk

    Juru Bicara Geger Banten, Arman Maulana mengatakan, pemerintah dan DPR telah sepakat untuk melakukan pembahasan Omnibus Law besar kemungkinan tidak akan lama lagi disahkan, semakin kencang suara penolakan dari rakyat semakin kencang pemerintah menutup telinganya.

    “Mereka memanfaatkan pandemi corona untuk memuluskan rencana mereka, sudah saatnya mosi tidak percaya pemerintah dan DPR, tidak bekerja untuk rakyat melainkan untuk oligarki,” ujar Arman disela-sela orasi, pada Selasa (6/10/2020).

    Mulanya, dikatakan Arman, sidang paripurna penutupan masa sidang IV DPR RI pada 9 Oktober 2020 akan menjadi puncak perlawanan terbesar rakyat dalam menjegal Omnibus Law. Namun, lagi dan lagi Pemerintah telah mengkhianati rakyat dengan memajukan sidang paripurna pada hari Senin 5 Oktober 2020 pukul14.00 Wib, secara terbuka dan lugas mengesahkan RUU Omnibus Law menjadi UU yang sah.

    “Tentunya Omnibus Law RUU Cipta kerja ini akan menjadi UU berbahaya bagi rakyat dan kita semua,” Pungkasnya.

    Oleh sebab itu, pihaknya menyerukan perlawanan kepada seluruh elemen mahasiswa untuk terlibat aktif dalam Gerakan Geger Banten menolak Omnibus Law RUU Ciptaker.

    Sekedar Informasi, organisasi-organisasi yang terlibat dalam Geger Banten antara lain BEM KMB Untirta, DEMA UIN Banten, BEM FH Untirta, BEM FIKIP Untirta,BEM FK Untirta, DPM FKIP Untirta, BEM FH Uniba, UNBAJA, GMNI Cabang Serang, Sapma Cabang Serang, PMII, Kumala Serang, LMND, SGMI, UMC, Sempro, SMGI, KMS30, Himata, IMC, SWOT, GMKI, LBH Banten. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -