More

    Dipukuli Polisi, Anggota Kumala Alami Geger Otak

    Must Read

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat...

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat...

    SERANG/POSPUBLIK.CO– Demonstrasi Ribuan Mahasiswa Banten yang tergabung dalam Aliansi Geger Banten di depan Kampus UIN SMH Banten Selasa (6/10/2020) berujung ricuh. Sebanyak 5 mahasiswa ditangkap polisi dan sekitar 3 mahasiswa mengalami luka berat hingga dilarikan ke Rumah Sakit.

    Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Penguru Wilayah (PW) Serang, Misbahudin membenarkan, bahwa telah terjadi tindakan represifitas aparat kepolisian yang mengakibatkan dua mahasiswa sekaligus kader Kumala mengalami luka berat.

    Kata dia, akibat tindakan kekerasan tersebut berdampak pada kambuhnya reaksi geger otak yang dialami kadernya bernama Rizal. Adapun kondisinya, kata dia, saat ini masih sedang dalam perawatan di rumah sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

    “Tindakan yang di lakukan oleh oknum polisi mengakibatkan kader Kumala mengalami reaksi geger otak akibat pukulan dan benturan dari gas air mata,” katanya kepada awak media saat dikonfurmasi lemwat sambungan Whatsap, pada Rabu (7/10/2020).

    “Sebelunya Rizal mempunyai riwayat gangguan otak, sehingga (akibat mendapat pemukulan,red) menyebabkan negatif reaksi kambuh,” ungkap Misbah.

    Selain Rizal, kata dia, masih terdapat kader Kumala yang lain bernama Pian saat ini pun turut dirawat di rumah sakit. “Yang satu lagi kader Kumala (Pian,red) kena pukulan di kepala, hingga menyebabkan terjatuh di tengah masa aksi yang sedang ricuh, bahkan Pian mengalmi luka jaitan di bagian bibir kurang lebih 17 jaitan,” ujarnya.

    Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Arman Maulana mengatakan, secara keseluruhan massa aksi yang sedang dirawat di rumah sakit ada sekitar tiga orang.

    “Ada sekitar 3 orang yang masuk rumah sakit,” Tandas Arman. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    HUT PDIP Ke-48, Bambang Berharap PDIP Lebih Disukai Masyarakat

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Serang Bambang Janoko berharap di Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP...

    Ganja Yang Gitu-Gitu dan Gini-Gini

    Kau tahu perdebatan suatu persoalan memang memakan banyak waktu dan tenaga. Banyak soal yang menjadi sebuah perdebatan dalam jagat alam semesta ini. Tapi, sebuah...

    Dilantik Walikota, Nanang Saefudin Jabat Sekda Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin resmi melantik Nanang Saefudin sebagai Sekertaris Daerah Kota Serang. Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan Walikota Nomor 133/Kep.25-hub/2021 tanggal...

    Nanang Dilantik Jadi Sekot, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi berharap kepada Nanang Saefudin yang sudah dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang oleh Walikota Serang Syafrudin,...

    Digitalisasi dan Peluang Bisnis di Masa Pandemic Covid-19

    Pandemi Covid-19 yang terjadi secara global tentu saja berdampak terhadap berbagai sektor terutama di sektor ekonomi. Dampak perekonomian ini tidak hanya di rasakan secara...
    - Advertisement -
    - Advertisement -