More

    Dipukuli Polisi, Anggota Kumala Alami Geger Otak

    Must Read

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha...

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi...

    SERANG/POSPUBLIK.CO– Demonstrasi Ribuan Mahasiswa Banten yang tergabung dalam Aliansi Geger Banten di depan Kampus UIN SMH Banten Selasa (6/10/2020) berujung ricuh. Sebanyak 5 mahasiswa ditangkap polisi dan sekitar 3 mahasiswa mengalami luka berat hingga dilarikan ke Rumah Sakit.

    Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Penguru Wilayah (PW) Serang, Misbahudin membenarkan, bahwa telah terjadi tindakan represifitas aparat kepolisian yang mengakibatkan dua mahasiswa sekaligus kader Kumala mengalami luka berat.

    Kata dia, akibat tindakan kekerasan tersebut berdampak pada kambuhnya reaksi geger otak yang dialami kadernya bernama Rizal. Adapun kondisinya, kata dia, saat ini masih sedang dalam perawatan di rumah sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

    “Tindakan yang di lakukan oleh oknum polisi mengakibatkan kader Kumala mengalami reaksi geger otak akibat pukulan dan benturan dari gas air mata,” katanya kepada awak media saat dikonfurmasi lemwat sambungan Whatsap, pada Rabu (7/10/2020).

    “Sebelunya Rizal mempunyai riwayat gangguan otak, sehingga (akibat mendapat pemukulan,red) menyebabkan negatif reaksi kambuh,” ungkap Misbah.

    Selain Rizal, kata dia, masih terdapat kader Kumala yang lain bernama Pian saat ini pun turut dirawat di rumah sakit. “Yang satu lagi kader Kumala (Pian,red) kena pukulan di kepala, hingga menyebabkan terjatuh di tengah masa aksi yang sedang ricuh, bahkan Pian mengalmi luka jaitan di bagian bibir kurang lebih 17 jaitan,” ujarnya.

    Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Arman Maulana mengatakan, secara keseluruhan massa aksi yang sedang dirawat di rumah sakit ada sekitar tiga orang.

    “Ada sekitar 3 orang yang masuk rumah sakit,” Tandas Arman. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Bela UMKM, Ketua DPRD Kota Serang Siap Pasang Badan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku siap pasang badan untuk memproses secara hukum jika ada oknum...

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan untuk para pelaku UMKM yang...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di...

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi Albantani, Curug, Kota Serang, Senin...

    Sedang Dibahas, UMK di Banten Berpotensi Naik

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait Upah Minimum Kerja (UMK)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -