More

    Puluhan Pelajar di Gelandang ke Mapolda Banten, Ada Apa?

    Must Read

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    Empat SPBU di Kota Serang Hapus BBM Jenis Premium

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Serang menghapus BBM jenis premium. BBM tersebut digantikan...

    Imbas Corona, Perusahaan Kecil di Banten Capai Satu Juta

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat jumlah Industri besar dan sedang di Banten pada tahun 2020...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Polda Banten mengamankan puluhan pelajar yang diduga hendak mengikuti aksi demonstrasi menolak Omnibuslaw RUU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) di Provinsi Banten.

    Kabid Humas Kombes Pol Edi Sumardi mengatakan, pengamanan puluhan pelajar di lakukan dibeberapa titik yakni di Pakupatan, Termasuk arah ke Tol Serang, dan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

    “Kalau kita liat kondisi pelajar ini ada sekitar 60 lebih, dan sempat kita cegah lalu kita amankan,” katanya kepada awak media saat ditemui di Mapolda Banten, Kamis (8/10/2020).

    Edy menjelaskan, sejumlah pelajar yang diamankan tersebut diduga ingin menyusupi aksi unjuk rasa para mahasuswa di Provinsi Banten.

    “Tadi sebagian menginformasikan akan ikut-ikutan demo ke wilayah yang ada di Provinsi Banten,” ungkapnya.

    Para pelajar yang terindikasi Demo, dikatakan Edy, kemungkinan besar terhasut serta terprovokasi baik melalui medsok maupun ajak langsung dari lingkunganya.

    “Sayang sekali anak-anak kita pelajar yang masih SMP/SMK karena hanya ajakan hasutan yang tidak paham untuk ikut demo,” terang Edy.

    “ini terindikasi ada yang mengajak untuk demo, apakah mungkin dari teman-temannya atau dari media sosial, makanya kita ini sekarang akan menyelidiki,”paparnya.

    Untuk mengantisipasi semakin meluasnya demonstrasi pelajar, Edy mengakui akan terus memasifkan pencegahan prihal adanya informasi hoax yang mengajak atau ikut-ikutan anak pelajar untuk berdemonstrasi.

    Oleh sebab itu, Edy pun berharap masyarakat harus terlibat aktif dalam menciptakan keamanan serta menelaah informasi-informasi hoaks yang bakal merugikan.

    “Kami berharap kepada masyarakat untuk bijak lah dalam menelaah informasi, kalau ada ajakan untuk demo sebaiknya di abaikan karena ini sudah ada ketentuan hukumnya dan peraturannya,” tandasnya.(Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -