More

    Diperiksa Bawaslu, Begini Kata Ratu Tatu

    Must Read

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Serang, Ratu Tatu Chasanah, memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten atas laporan dugaan pelanggaran Pilkada saat deklarasi dukungan yang digelar DPD Bapera Banten , pada Selasa (13/102020).

    Calon petahana pada Pilkada Serang itu mengklaim, pada acara pelantikan Bapera, dirinya dalam status cuti sebagai Bupati Serang sesuai tahapan kampanye Pilkada. Adapun kehadirannya di Bapera hanya sebagai tamu undangan dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Bapera Provinsi Banten.

    “Dalam undangan yang disampaikan, tidak ada agenda deklarasi dukungan, saya lihat itu spontan dilaksanakan oleh teman-teman Bapera,” ujar Tatu kepada awak media.

    Tatu mengatakan, laporan yang masuk ke Bawaslu Banten terkait dugaan kampanye di luar jadwal dan tidak menyampaikan izin kampanye tidak sesuai fakta-fakta dilapangan. Sebab, kata dia, tidak ada unsur kampanye dalam Deklarasi tersebut.

    “Kapasitas ibu kan undangan sebagai ketua Dewan Pertimbangan DPD Bapera Provinsi Banten, bukan dalam rangka kampanye,” ujarnya.

    Tatu pun berharap Pilkada Serang berjalan sesuai aturan, tanpa hoaks, ujaran kebencian, serta tanpa kegaduhan.”Ini pesta demokrasi, dan mengibaratkan pesta, kita jalani dengan suasana hati bahagia, ceria dan riang gembira,” paparnya.

    Sementara itu, Ketua Tim Advokasi Tatu-Pandji Ismail Pamungkas menambahkan, terkait ketidakhadiran Ratu Tatu sebelumnya, sudah disampaikan kepada Bawaslu dan menyampaikan penjadwalan ulang.

    “Kehadiran Ibu Tatu ini bagian dari ketaatan terhadap aturan, dan mengikuti proses di Bawaslu Banten. Alhamdulillah, Ibu Tatu ini sangat taat aturan,” tutupnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -