More

    Geger Banten Tuntut Penetapan Tersangka 14 Pendemo Dicabut

    Must Read

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha...

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Geger Banten menggelar aksi solidaritas di perempatan Ciceri, Kota Serang, pada Kamis (15/10/2020).

    Dalam aksinya, mereka menuntut aparat kepolisian untuk membebaskan 14 rekannya yang ditetapkan tersangka pada aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berujung bentrok pada 6 Oktober 2020 lalu.

    “Hari ini 14 kawan kita ditetapkan tersangka oleh Polda Banten,” ujar salah satu massa aksi yang juga ketua Kumala Pw Serang, Misbah disela-sela orasi

    “Tindakan represifitas aparat kepolsian telah membungkan demokrasi, kita hanya menyampaikan aspirasi tapi kita selalu dihadang,” katanya.

    Senada, massa aksi lain yang juga Ketua SWOT Cabang Serang, Halabi, mengatakan, Omnibus Law UU Cipta kerja telah memakan korban, terbukti tindakan respresifitas kepolisian dilegalkan pemerintah untuk membredel gerakan-gerakan mahasiswa dan buruh.

    “Kita menuntut kepada polda untuk membebaskan tanpa syarat terhadap kawan kita yang ditetapkan tersangka,” ungkap Halabi.

    Hal serupa dikatakan, Ketua UMC, menurutnya gerakan massa yang secara konsisten lantang melawan kebijakan rezim justru dikejutkan dengan sikap brutalisme polisi.

    “Hari ini kawan-kawan kita yang konsisten menyuarakan Omnibus Law dikriminalisasi oknum-oknum polisi, tindakan represifitas ini sangat bahaya,” tandasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Bela UMKM, Ketua DPRD Kota Serang Siap Pasang Badan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku siap pasang badan untuk memproses secara hukum jika ada oknum...

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan untuk para pelaku UMKM yang...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di...

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi Albantani, Curug, Kota Serang, Senin...

    Sedang Dibahas, UMK di Banten Berpotensi Naik

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait Upah Minimum Kerja (UMK)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -