More

    Temui Pendemo, Dewan dan Pjs Bupati Serang Tanda Tangani Penolakan Omnibus Law

    Must Read

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha...

    Bela UMKM, Ketua DPRD Kota Serang Siap Pasang Badan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku siap pasang badan untuk memproses secara hukum jika ada oknum...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Mansur dan Pjs Bupati Serang Ade Ariyanto menemui para buruh saat melakukan demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Serang.

    Keluarnya anggota dewan dan Pjs Bupati tersebut atas desakan para buruh untuk menandatangani penolakan Omnibus Law Cipta Kerja yang nantinya akan segera dikirimkan ke Presiden Jokowi dan DPR RI.

    Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Mansur dan Pjs Bupati Serang Ade Ariyanto pun menandatangani surat yang diajukan para buruh, dan berjanji akan sampaikan tuntutan tersebut kepada presiden Jokowi.

    “Kami akan menandatangani surat ini dan akan kami kirimkan segera hari ini ke Istana dan DPR,” ujar Mansur saat temui pendemo, Rabu (14/10/2020).

    Menurutnya, aspirasi yang disampaikan oleh buruh terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja ini akan langsung didukung oleh pihaknya. Meskipun tidak seluruh pimpinan DPRD Kabupaten Serang turut menandatangani surat tersebut.

    Sebelumnya, Puluhan ribu buruh yang berasal dari Cikande, Kabupaten Serang kembali gelar demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja. Kali ini, para buruh mendesak kepada DPRD Kabupaten Serang dan Bupati Serang untuk menandatangani surat penolakan Omnibus Law.

    Mereka menilai, Omnibus Law Cipta Kerja hanya merugikan buruh. Terlebih, tudingan pemerintah kepada para pendemo penolak Omnibus Law adalah hoax dinilai telah menyakiti hati masyarakat Indonesia.

    “Omnibus Law Cipta Kerja ini hanya merugikan buruh. Terlebih pemerintah saat ini malah menuding para pendemo itu hoax dan belum baca pasal-pasalnya,” ujar salah satu massa aksi saat berorasi. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Bela UMKM, Ketua DPRD Kota Serang Siap Pasang Badan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku siap pasang badan untuk memproses secara hukum jika ada oknum...

    Budi Rustandi Geram, Warganya Curhat Bantuan UMKM di Potong Sebesar 400 Ribu

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan untuk para pelaku UMKM yang...

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di...

    Gelar Demonstrasi, Kumala Menilai 42 Bulan Kepemimpinan WH-Andika Tanpa Perubahan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi demonstrasi di jalan raya Syekh Nawawi Albantani, Curug, Kota Serang, Senin...

    Sedang Dibahas, UMK di Banten Berpotensi Naik

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait Upah Minimum Kerja (UMK)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -