More

    Sedang Dibahas, UMK di Banten Berpotensi Naik

    Must Read

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait Upah Minimum Kerja (UMK) Provinsi, bahkan UMK di Banten berpotensi naik ditengah pandemi Covid-19.

    “Ya, jadi kalau untuk naik masih ada dua alternatif bisa naik bisa tidak, tapi tidak turun,” Ucap Kadisnakertrans Banten, Al Hamidi saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Selasa (20/10/2020).

    Al menjelaskan, Pemprov Banten hingga saat ini masih menunggu surat keputusan dari Menteri Ketenagakerjaan perihal penetapan UMK. Karena, seharusnya Upah Minimum Provinsi (UMP) selambat-lambatnya adalah 60 hari sebelum ditetapkannya UMK.

    “Apakah UMK Provinsi ditetapkan 60 hari dan upah kabupaten dan kota 40 hari, nah sekarang kan udah mendekati, maka kita tetap menunggu surat yang dikeluarkan Menteri Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

    Kendati demikian, Al mengaku belum membahas secara menyeluruh UMK baik kabupaten dan Kota maupun provinsi. “Kita belum membahas secara keseluruhan subtansi UMK itu sendiri,” ujarnya.

    Diketahui, UMK kabupaten dan kota di Provinsi Banten pada tahun 2020 diantaranya, Kabupaten Lebak Rp 2,710,654, Kabupaten Serang Rp 4,152,887, Kabupaten Pandeglang Rp 2,758,909, Kabupaten Tangerang Rp 4, 168, 268, Kota Cilegon Rp 4,246, 081. Kota Tangerang Rp 4,119, 029, Kota Tangerang Selatan Rp 4,168,268 dan Kota Serang Rp 3,773,940. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -