More

    Terima Aduan, Budi Rustandi Kunjungi Ratusan Pelaku UMKM di Kota Serang

    Must Read

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...
    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Disperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidilah mengunjungi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kampung Kubang Kemiri, Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, Kota Serang. Selasa (27/10/2020).
    Kunjungan tersebut menyusul adanya aduan dari pelaku UMKM melalui media sosialnya perihal belum memperoleh bantuan stimulus dari pemerintah pusat serta mencegah adanya pungutan liar (Pungli) dari oknum yang tidak bertanggungjawab terhadap pelaku UMKM se-Kota Serang.
    “Kenapa saya datang ke kampung Kubang Kemiri bahwa ada aduan di medsos, terutama di akun (Facebook) saya, namanya saya lupa,” ujar Budi disela-sela sambutannya.
    “Bahwa dari sekian banyak pelaku UMKM di kampung Kemiri belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah, apakah itu betul,” tanya budi ke ratusan pelaku UMKM.
    “Betul” jawab pelaku UMKM
    Tak hanya itu, Politisi Gerindra ini menyoroti dugaan pungutan liar (pungli) berupa pemotongan pada penerima bantuan UMKM tahap pertama di Kota Serang. Untuk itu, Budi mendorong Kepala Disperindagkop agar terlibat aktif dalam merespon keluhan-keluhan masyarakat.
    “Saya ingin memberikan masukan sedikit kepada Disperindagkop bahwa bantuan (UMKM,red) yang sekarang (tahap pertama) sudah turun sementara, banyak dilakukan pemotongan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya.
    Ditempat yang sama, Kadisperindagkop Kota Serang Ahmad Zubaidilah, mengungkapkan, jika terbukti ada oknum yang melakukan pemotongan terhadap bantuan UMKM. Maka, pihaknya menyarankan kepada pelaku UMKM untuk melaporkan Oknum tersebut ke kantor Disperindagkop Kota Serang.
    “Kalau ada yang mengalami pemotongan langsung lapor ke kantor disperindagkop saja, Insha Allah akan kami tindak lanjuti,” katanya.
    Selama ini, Akhmad mengaku baru mengetahui laporan dugaan pungli dari Ketua DPRD Kota Serang, itu pun, kata dia, laporannya melalui media sosial, “Kalau tadi kan (laporan,red) di media online pak ketua (Budi Rustandi) yang ngomong, sampai sekarang belum ada laporan ke kantor Disperindagkop,” ujarnya.
    Adapun, ujar dia, jika kedepannya terbukti ada yang melakukan pungli UMKM di internal Disperindagkop, pihaknya tak segan-segan bakal memproses secara hukum oknum tersebut.
    “Kita akan konfirmasi dulu, intinya mudah-mudahan (oknum) yang memotong itu memiliki kesadaran untuk mengembalikan kepada yang berhak,” pungkasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -