More

    14 Tahun Beroperasi, Klinik Aborsi di Pandeglang Bertarif Rp 2,5 Juta

    Must Read

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten membongkar praktik aborsi ilegal di Klinik Sejahtera terletak di Kampung Cipacung, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.

    Klinik tersebut sudah 14 tahun beroperasi sebelum dilakukan penggrebekan oleh kepolisian.

    “Keterangan yang kami peroleh dari tersangka NN praktik aborsi ini sudah dilakukan sejak 2006, berarti sudah 14 tahun (berdiri,red),” ujar Kombes Nunung Syaifuddin, Dirkrimsus Polda Banten, usai menggelar pres conference di Mapolda Banten, Selasa (3/11/2020).

    Nunung menyebut, modus klinik selama 14 Tahun menggunakan modus senyap tanpa menawarkan secara terbuka praktik aborsi tersebut.

    “Kalau modus selama ini mungkin karena mereka cukup rapih, hanya pasien-pasien tertentu yang bisa masuk kesana, lokasinya juga masih sepi,” ungkap Nunung.

    Sementara itu, lanjut dia, Klinik aborsi Sejahtera pun memiliki keterampilan tersendiri sehingga warga setempat mudah di kelabuhi atas keberadaan klinik tersebut.

    “Klinik ini tidak terlalu vulgar, orang tidak menyangka bahwa ini klinik aborsi,” katanya.

    Nunung melanjutkan, pasien yang menggunakan jasa aborsi tidak hanya dari wilayah Pandeglang, melainkan dari berbagai daerah. Adapun tarifnya, dipatok dengan kisaran harga Rp 2,5 Juta per sekali aborsi.

    “Untuk pasien ya di seputaran Pandeglang, Lebak dan Serang,” jelasnya.

    Adapun tersangka yang berhasil diamankan diantaranya yakni Seorang Bidan inisial NN (53), asisten bidan E (38) dan pasien usai melakukan aborsi inisial Ry (23). (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -