More

    Aliansi Buruh Kabupaten Serang Berikan Bantuan Kepada Buruh yang Terkena PHK

    Must Read

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) se-Kabupaten Serang membantu rekannya yang terkena PHK di masa pandemi Covid-19.

    Bantuan tersebut berupa bibit ikan lele dan juga mesin steam untuk para buruh yang terkena PHK.

    Koordinator ASPSB Asep Saepulloh mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan kepada buruh yang terkena PHK di masa pandemi Covid-19.

    “Kami memberikan bantuan ini kepada kawan kami yang terkena PHK. Karena banyak buruh saat ini ditengah pandemi Covid-19 terkena PHK,” ujarnya kepada awak media, Selasa (3/11/2020).

    Ia mengatakan, bantuan tersebut berasal dari beberapa donatur hingga iuran kolektif dari para buruh yang tergabung dalam ASPSB.

    “Alhamdulillah kami mendapatkan bantuan ini dari para donatur hingga iuran kolektif dari para buruh juga,” katanya.

    Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga buruh yang terkena PHK. Terlebih, kesulitan ekonomi akibat dari pandemi Covid-19.

    “Kami berharap bantuan ini dapat membantu para buruh yang terkena PHK. Apa lagi di tengah pandemi Covid-19 ini mereka mungkin akan kesulitan ekonomi,” tuturnya.

    Selain itu, mereka juga menggelar acara berupa sosialisasi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 bagi para pekerja. Menurutnya, pekerja pun harus menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari wabah Covid-19.

    “Kita harus menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal itu akan menjauhkan kita dari wabah virus Covid-19 ini,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -