More

    Gelar Demonstrasi, Ribuan Umat Islam Banten Serukan Boikot Produk Prancis

    Must Read

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ribuan massa yang berasal dari berbagai pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) gelar unjuk rasa di depan Alun-alun Barat Kota Serang.

    Unjuk rasa yang digelar itu, buntut dari kekecewaan mereka terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai telah menghina agama Islam.

    Pantauan di lokasi, sebelum melakukan aksi, mereka melakukan shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung Ats-Tsauroh dan kemudian melakukan longmarch menuju Alun-alun Barat Kota Serang.

    Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Jawari mengatakan, aksi yang digelar ini sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap Nabi Muhammad SAW. Mereka mengecam pernyataan Presiden Prancis yang telah menyakiti umat Islam di seluruh dunia.

    “Aksi kami kali ini untuk mengecam pernyataan Presiden Prancis yang telah menghina Nabi Muhammad SAW. Kami tidak akan mundur jika nabi kami telah di hina,” ujarnya, Rabu (4/11/2020).

    Dalam aksinya itu, mereka juga mengajak kepada umat Islam untuk memboikot produk Prancis yang berada di Indonesia sebagai bentuk perlawanannya.

    “Kita semua umat Islam harus memboikot produk Prancis sebagai bentuk perlawanan kita,” katanya.

    Mereka mengancam, akan terus melakukan unjuk rasa dan memboikot produk Prancis apabila Presiden Emmanuel Macron tidak meminta maaf secara terbuka untuk umat Islam di seluruh dunia.

    “Kami akan terus melakukan aksi, dan boikot produk Prancis sampai dia mau meminta maaf kepada umat Islam di seluruh dunia,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -