More

    Koreda Banten Sayangkan Penggunaan Kata ‘Cacat Netra’ Pada Kegiatan STQ II Kota Serang

    Must Read

    Budi Rustandi Dorong Pemkot Ambil Alih Pengelolaan Lahan di Kasemen

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi dipastikan akan mendorong Pemkot Serang untuk mengambil pengelolaan lahan pertanian produktif...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia Capai 5,3 Juta Jiwa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, sekitar 9 Juta pekerja migran asal Indonesia telah di berangkatkan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Komunitas Area Disabilitas (Koreda) Banten menyayangkan adanya diskriminasi kata bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) II Tingkat Kota Serang.

    Ketua Koreda Banten, Moch Ridwan mengatakan, kesuksesan kegiatan itu ternodai dengan adanya diskriminasi kata bagi penyandang disabilitas. Sebab, salah satu kategori perlombaannya masih menggunakan kata ‘Cacat Netra’.

    Hal itu ketika dirinya sedang menonton siaran langsung Pemkot Serang yang menayangkan penutupan acara STQ II.

    “Saat kebetulan sedang mendengarkan, ternyata ada kategori juara lomba tilawah disabilitas. Namun ternyata panitia menggunakan katanya itu cacat netra merujuk pada teman-teman penyandang tunanetra,” ujarnya, Kamis (5/11/2020).

    Ia menuturkan, hal itu sangat mendiskriminasi bagi para penyandang disabilitas dan telah menodai kegiatan yang baginya sangatlah bagus.

    Ia berharap kedepan, panitia maupun Pemkot Serang tidak kembali mengulang hal itu dan menghapuskan frasa cacat dalam kegiatan pemerintahan.

    “Kita ini sudah punya UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Lalu ada pula konvensi hak penyandang disabilitas yang telah diratifikasi menjadi UU Nomor 19 tahun 2011 serta Perda Perlindungan Penyandang Disabilitas,” katanya.

    Menanggapi hal itu, Ketua Harian LPTQ Kota Serang Shobari HS mengakui, terdapat kesalahan dalam penggunaan kata cacat. Menurutnya, penggunaan kata cacat dalam kategori lomba merupakan kesalahan koordinasi.

    “Yah mungkin itu hanya beberapa panitia yang kurang koordinasi saja. Itu kurang koordinasi yah para panitianya,” katanya saat dikonfirmasi awak media di lokasi kegiatan penutupan STQ II Kota Serang.

    Dirinya berjanji untuk kegiatan kedepan, baik STA maupun kegiatan lain akan lebih terkoordinasi dan tidak menggunakan kata cacat bagi para peserta penyandang disabilitas.

    “Jadi ini kan panitia ada dari LPTQ, ada dari Kemenag Kota Serang, Kiyai dan Ulama, jadi ini kurang koordinasi saja. InsyaAllah nanti kedepannya tidak akan menggunakan kata cacat lagi,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -