More

    Miris! Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Tertinggi di Banten

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis angka Pengangguran Terbuka (TPT) periode Agustus 2020.

    Berdasarkan jenjang pendidikan TPT lulusan Sekolah Dasar (SD) paling rendah, sedangkan TPT lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan yang tertinggi di Banten.

    Kepala BPS Banten, Adhi Wiriana mengungkapkan, meskipun TPT berdasarkan pendidikan mempunyai pola distribusi yang hampir sama dari tahun ke tahun. Namun, pada Agustus 2020 TPT masing-masing kategori pendidikan mengalami peningkatan seiring dengan naiknya TPT nasional.

    “TPT dari tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya yaitu sebesar 18,28 persen,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Pospublik.co, Kamis (5/11/2020).

    Sedangkan, kata Adhi, TPT yang paling rendah adalah mereka dengan pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah yaitu sebesar 6,21 persen.

    “Nah ini menggambarkan kondisi pasar kerja Banten saat ini sebagian besar diisi oleh mereka dengan pendidikan rendah,” terangnya.

    Adhi menegaskan, dalam kurun waktu tiga tahun terkahir yakni Agustus 2018-Agustus 2020 TPT lulusan SMK tetap bertengger diperingkat tertinggi.

    “Per Agustus 2018, TPT SMK mencapai 14,28 persen, 2019 mencapai 13,19 persen, 2020 naik lagi mencapai 18,28 persen,” katanya.

    Terakhir, Adhi mencatat Setelah Lulusan SMK penyumbang pengangguran dibawahnya disusul, SMA, SMP, Diploma, serta lulusan Universitas.

    “Ya terendah lulusan SD Kebawah,” ujarnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -