More

    Miris! Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Tertinggi di Banten

    Must Read

    Pemkot Serang Khawatir Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di BJB KCK Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah di tutup nya pelayanan pada Bank BJB KCK Banten, lantaran adanya klaster baru 83 pegawai dinyatakan...

    Pemerintah Diminta Bantu Sektor Industri Perhotelan di Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Industri perhotelan di Banten dinilai memerlukan banyak bantuan dari pemerintah agar tetap bertahan ditengah pukulan telak pandemi...

    Pemkot Serang Berencana Perbolehkan SD dan SMP Sekolah Tatap Muka

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana akan mengupayakan belajar tatap muka bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis angka Pengangguran Terbuka (TPT) periode Agustus 2020.

    Berdasarkan jenjang pendidikan TPT lulusan Sekolah Dasar (SD) paling rendah, sedangkan TPT lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan yang tertinggi di Banten.

    Kepala BPS Banten, Adhi Wiriana mengungkapkan, meskipun TPT berdasarkan pendidikan mempunyai pola distribusi yang hampir sama dari tahun ke tahun. Namun, pada Agustus 2020 TPT masing-masing kategori pendidikan mengalami peningkatan seiring dengan naiknya TPT nasional.

    “TPT dari tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya yaitu sebesar 18,28 persen,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Pospublik.co, Kamis (5/11/2020).

    Sedangkan, kata Adhi, TPT yang paling rendah adalah mereka dengan pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah yaitu sebesar 6,21 persen.

    “Nah ini menggambarkan kondisi pasar kerja Banten saat ini sebagian besar diisi oleh mereka dengan pendidikan rendah,” terangnya.

    Adhi menegaskan, dalam kurun waktu tiga tahun terkahir yakni Agustus 2018-Agustus 2020 TPT lulusan SMK tetap bertengger diperingkat tertinggi.

    “Per Agustus 2018, TPT SMK mencapai 14,28 persen, 2019 mencapai 13,19 persen, 2020 naik lagi mencapai 18,28 persen,” katanya.

    Terakhir, Adhi mencatat Setelah Lulusan SMK penyumbang pengangguran dibawahnya disusul, SMA, SMP, Diploma, serta lulusan Universitas.

    “Ya terendah lulusan SD Kebawah,” ujarnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -