More

    Tiga Pencuri Ratusan Tablet di SMP Ciruas Ditangkap, Satu Orang Ditembak

    Must Read

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Tiga pelaku yang mencuri ratusan tablet dan laptop di SMPN 2 Ciruas, Kabupaten Serang berhasil diamankan polisi. Dari ketiga pelaku itu, satu pelaku terpaksa di tembak karena melawan petugas saat proses penangkapan.

    Tiga pelaku yaitu, Lizan alias Koplak (32) warga Desa Linduk, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Ali Murdani alias Ali (21) dan Sarmani alias Manil (26), warga Kampung Lengkong, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

    Sementara dua orang pelaku masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yaitu atas nama Samin alias SM dan Aang alias Gaok

    Kapolres Serang, AKBP Mariyono menjelaskan, ketiga pelaku tersebut sudah mencuri sebanyak 128 unit tablet merk Zyrex, 20 unit laptop merk Lenovo.

    “Modus operandi pelaku ini dengan masuk melalui pintu gerbang sebelah kanan. Mereka merusak kunci dengan linggis, saat kondisi sekolah sedang sepi dan tidak terlihat satpam sekolah,” ujarnya, Sabtu (7/11/2020) kemarin.

    Ia menjelaskan, puluhan laptop dan ratusan tablet untuk kegiatan belajar daring itu di bagi rata kepada para pelaku. Setelah itu, barang bukti hasil kejahatan tersebut nantinya dijual oleh para pelaku.

    “Barang bukti yang berhasil kita temukan ada 58 tablet dan lima unit laptop, sisanya masih kita cari. Laptop dan tablet ini mereka jual dengan cara COD (cash on delivery) ke perorangan,” katanya.

    Atas pencurian tersebut, korban atau pihak SMPN 2 Ciruas mengalami kerugian sebesar Rp 210 juta.

    Pada pelaku pun dipersangkakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman empat tahun penjara. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -