More

    Dor! Satu Pelaku Ganjal ATM di Serang Tewas Ditembak Polisi

    Must Read

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30,...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Dua pelaku spesialis ganjal ATM di SPBU Jalan Raya Ciruas-Pontang berhasil di bekuk polisi. Salah satunya tewas setelah dihadiahi timah panas karena melawan saat penangkapan.

    Kedua pelaku yakni Komarudin (45) warga Kabupaten Lampung Timur dan Yandoni (42) warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Sementara dua tersangka lain masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    “Atas nama Komarudin meninggal dunia lantaran melawan petugas saat melakukan penangkapan,” kata Kapolres Serang AKBP Mariyono kepada awak media, Senin (9/11/2020).

    Mariyono mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari korban. Para tersangka tersebut melakukan aksinya sudah sebanyak tiga kali di tempat yang sama.

    “Mereka ini kerap aksi ditempat yang sama, dan anggota kami sudah mengantongi ciri-ciri para tersangka sehingga di lakukan penangkapan,” ujarnya.

    Dari keterangan korban, ujar dia, awalnya hendak melakukan penarikan tunai di ATM Bank BNI. Namun, pada saat melakukan transaksi dari mesin ATM, uang tidak keluar dan kartu ATM pun tertahan di dalam mesin ATM.

    “Dikiranya ketelan kan, namun saat melapor ke Bank BCA Cabang Cikande, setelah melihat hasil print out ternyata saldo milik korban berkurang (hilang) dan sudah ada yang mentransfer ke rekening lain,” katanya.

    Para pelaku diduga mengambil uang milik korban dengan cara mengganjal di tempat masuknya kartu ATM dengan potongan plastik.

    “Pelaku membongkar mesin ATM dan mengambil kartu ATM milik korban dan dilakukan transfer ke rekening milik para tersangka,” ujarnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -