More

    Langgar Protokol Kesehatan, Puluhan ASN di Banten Terancam Disanksi

    Must Read

    Buruh Nilai KHL Tidak Sensitive Gender

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kesenjangan buruh gender dalam dunia pekerjaan dan upah dinilai semakin melebar, bahkan regulasi yang mengatur komponen kebutuhan...

    Kades Sukarame Tanggapi Kritikan Warga yang Tanam Pohon Pisang dan Kuburan di Jalan Rusak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca di kritik oleh puluhan warga Kampung Ciakar, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terkait jalan rusak...

    Budi Rustandi Dorong Pemkot Ambil Alih Pengelolaan Lahan di Kasemen

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi dipastikan akan mendorong Pemkot Serang untuk mengambil pengelolaan lahan pertanian produktif...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Puluhan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terancam diganjar sanksi. Sebab, dinilai telah melakukan pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19.

    Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Komarudin mengatakan, rangkaian kejadian pelanggaran protokol kesehatan ASN terdiri dari dua kegiatan diluar agenda dinas.

    “Ada dua kejadian, jumlahnya satu kegiatan itu ada 30 orang, ya (semuanya,red) sekitar 50 ASN (Aparatur Sipil Negara,red),” katanya kepada awak media saat ditemui di pendopo Gubernur Banten, Curug, KP3B, Kota Serang, (9/11/2020).

    Komari menyebut, ASN yang terlibat dalam pelanggaran tersebut bergama dari berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah)

    “Setelah dari Insepktorat (ASN,red) langsung diberikan tindakan teguran tertulis,” ujarnya.

    Disinggung terkait sanksi pemecatan, Komari mengaku, jika terbukti ASN melakukan pelanggaran kembali maka, pihaknya tidak segan-segan untuk memberhentikan ASN tersebut.

    “Kalau melanggar lagi ya bisa (diberhentikan,red),” tegasnya.

    Terakhir, Komari mengimbau ASN harus memberikan contoh baik kepada masyarakat dengan terlibat aktif mengkampanyekan protokol kesehatan.

    “ASN harus memberikan contoh kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut keterangan warga setempat yang berada...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -