More

    Dampak Covid-19, 30 Ribu Pekerja di Banten Kena PHK

    Must Read

    Pemkot Serang Khawatir Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di BJB KCK Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Setelah di tutup nya pelayanan pada Bank BJB KCK Banten, lantaran adanya klaster baru 83 pegawai dinyatakan...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Terus meluasnya Covid-19 berdampak buruk terhadap Industri di Banten. Selain gulung tikar, perusahaan pun banyak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya.

    Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, ribuan industri bangkrut dan puluhan ribu karyawan di PHK.

    “16 ribu lebih industri sebagian bangkrut, PHK (pemutusan hubungan kerja,red) di Tangerang Kabupaten 30 ribuan udah,” kata Wahidin kepada awak media saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Curug, KP3B, Kota Serang, Senin (9/11/2020) kemarin.

    Adapun perusahaan yang melakukan PHK massal, kata dia, yang terbaru industri sepatu di Tangerang yang memberhentikan puluhan ribu pekerja.

    “Perusahaan alas kaki sekarang sudah nggak bergerak, kasarnya kan keluar nggak bisa, daya beli masyarakat beli sepatu berkurang, tetap mandeg,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi mengaku, bahwa meluasnya PHK massal tidak terlepas dari pengaruh pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir.

    “Memang bertmbah, tapi kita juga belum secara rinci mendata orang-orang yang dirumahkan kemudian balik lagi (keperusahaan,red) atau bekerja lagi,” terang Al.

    Al pun memprediksi PHK akan terus bertambah seiring dengan pandemi, untuk itu, Al berharap kondisi pandemi cepat segera pulih serta yang kena PHK maupun yang dirumahkan dapat memperoleh pekerjaan kembali.

    “Keyakinan saya (PHK) tetap akan bertambah, tapi kalau yang dirumahkan itu kan tidak PHK, kita ingin supaya mereka bekerja kembali,” ujarnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui,...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190 miliar dengan target Rp220 miliar....

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...
    - Advertisement -
    - Advertisement -