More

    Polda Banten Bekuk Tiga Tersangka Pengedar Madu Palsu

    Must Read

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik...

    Kades Sukarame Tanggapi Kritikan Warga yang Tanam Pohon Pisang dan Kuburan di Jalan Rusak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca di kritik oleh puluhan warga Kampung Ciakar, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terkait jalan rusak...

    Klaster Perumahan Rawan Curanmor, Ratusan Kendaraan Berhasil di Amankan Polda Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Selama bulan Oktober hingga November jajaran Polres yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten berhasil ungkap ratusan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Direktorat reserse kriminal khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten berhasil membekuk tiga tersangka pengedar madu palsu dengan kemasan madu asal Banten.

    Ketiga tersangka tersebut merupakan warga Kabupaten Lebak, inisial AS (24) pengedar, TM (35) Karyawan , dan MS (47) pemilik perusahaan madu palsu.

    “Mereka ditangkap dari dua tempat berbeda yaitu di depan Alfamart di Leuwidamar Kabupaten Lebak, dan CV. Yatim Berkah Makmur di Jalan SMA 101 Joglo, Kembangan, Jakarta Barat,” kata Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar saat konferensi pers di Mapolda Banten, Kota Serang, Selasa (10/11/2020).

    Proses penangkapan, ucap dia, bermula saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada penjualan pangan olahan jenis madu palsu di wilayah Banten.

    Berdasarkan informasi tersebut, kemudian petugas melakukan penyelidikan pada 4 Oktober 2020 lalu sekira pukul 12:00 WIB didepan Alfamart Jl, Leuwidamar Rt. 03 Rw, 01, Desa Kalanganayar, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

    “Petugas berhasil mengamankan saudara AS penjual madu palsu berikut barang bukti 20 botol berisi cairan madu 50 mili, 1 buah jerigen ukuran 300 liter yang akan melakukan transaksi jual beli,” ucap dia.

    Selanjutnya, kata dia, setelah dilakukan dilakukan interogasi terhadap saudara AS diketahui bahwa, bahan baku madu palsu tersebut lokasi produksinya terdapat di CV Yatim berkah makmur beralamat di JL SMA 101 Joglo, Kembangan Jakarta Barat.

    “Nah ketika dapat keterangan dari sudara AS kita langsung bergerak menuju ke CV Yatim Berkah Makmur dan bertemu dengan suadara TM selaku yang memproduksi bahan jenis madu palsu tersebut,” tuturnya.

    “Berdasarkan keterangan suadara TM diajari dan diperintahkan oleh saudara MS pemilik CV Yatim berkah,” paparnya.

    Modus operandi pelaku, sambung dia, pangan olahan jenis madu yang berbahan baku glukosa, fructose, dan molase diperjualbelikan seolah-olah madu asli kepada konsumen.

    Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 140 Jo pasal 86 ayat (2) Jo Pasal 91 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Pangan.

    “Mereka terancam hukuman penjara 2 Tahun atau denda paling banyak Rp4 Miliar,” pungkasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...

    Dikawal Aparat, Warga Padarincang Pukul Mundur Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ratusan warga Padarincang yang menghalau alat berat perusahaan PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG) atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) berhasil...

    Warga Padarincang Hadang Alat Berat PLTPB

    SERANG/POSPUBLIK.CO- Ratusan warga Padarincang, Kabupaten Serang, berhamburan disepanjang jalan bersiap melakukan penghadangan alat berat perusahaan Pembangkit ListrtikTenaga Panas Bumi (PLTPB) alias Getohermal. Berdasarkan informasi yang...

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen. Penetapan tersebut tertuang...
    - Advertisement -
    - Advertisement -