More

    Jadi Penyumbang Pengangguran Tertinggi, WH Nilai Lulusan SMK Tidak Sesuai Kebutuhan Industri

    Must Read

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30,...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    SERANG/POSPUBLIK.CO Gubernur Banten Wahidin Halim menilai sistem pendidikan SMK tidak menyesuaikan dengan kebutuhan pasar Industri. Sehingga, lulusan SMK menjadi salah satu penyumbang pengangguran tertinggi di Banten.

    “Ya karena SMK tidak sesuai dengan kebutuhan kerja ‘Unskill’ ketidakmampuan mereka, karena mereka rata-rata jurusan yang tidak diperlukan oleh Industri,” ujar Gubernur WH kepada awak media saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Curug, KP3B, Kota Serang, Selasa (10/11/2020) kemarin.

    WH menyebut, berdasarkan perkembangan industri ada pembaruan berbagai produksi, tak terkecuali produksi kimia. Dengan begitu, kata dia, sistem pendidikan SMK pun harus diperbaharui supaya selaras dengan kebutuhan.

    “Zat kimia, dibutuhkan sekarang dengan kebutuhan begitu banyak tenaga kerja yang bisa diserap tapi ternyata output dari pendidikan nggak, ada terbatas, Itu saja persoalannya,” katanya.

    Kedepannya, WH mengaku akan turun gunung serta menugaskan Disnaker dalam rangka menyosialisasikan pentingnya perubahan pendidikan untuk memperluas skill kerja, “Nah Disnaker lagi ngumpulin data agar disesuaikan antara kebutuhan industri dengan SMK,” terangnya.

    “Kita adakan semacam seminar dengan SMK, supaya ada bagian jurusan-jurusan yang match dengan industri,” paparnya.

    Sebagaimana Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis angka Pengangguran Terbuka (TPT) periode Agustus 2020 mencapai 10,64 persen atau sebanyak 661 ribu orang, jumlah tersebut naik dibandingkan tahun 2019 sebesar 8,01 persen atau 489,8 ribu orang yang menganggur.

    Diketahui, berdasarkan jenjang pendidikan TPT lulusan Sekolah Dasar (SD) bertengger diposisi paling rendah, sedangkan TPT lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan yang paling tinggi di Banten. Adapun rincinya TPT SMK Agustus 2018, mencapai 14,28 persen, lalu 2019 mencapai 13,19 persen, 2020 naik signifikan mencapai 18,28 persen. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -