More

    Kunker di Kota Serang, Komisi VIII Bahas Revisi UU Kesejahteraan Lansia

    Must Read

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT...

    LUIB Kecam Keras Ormas Penolak Kedatangan HRS ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Banten (LUIB) mengecam keras ormas yang menolak kedatangan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kota Serang. Revisi UU lansia menjadi pembahasan dalan kunker bersama Pemkot Serang itu.

    Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan, UU Nomor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lansia sudah 22 tahun belum mengalami revisi, padahal, kondisi saat ini jauh berbeda dengan tahun 1998.

    “Karena lansia ini Undang-Undang Nomor 13 tahun 1998 sudah 22 tahun belum direvisi. Dari sisi umur, UU itu disebutkan usia lansia itu 60 tahun. Apakah tidak sesuaikan, misalkan Dinsos memakai yang dapat bantuan lansia itu 70 tahun, haji 75 tahun,” ujarnya kepada awak media, Rabu (11/12/2020).

    Di Indonesia, ucap dia, untuk menafsirkan lansia masih belum ada kata sepakat. Maka, revisi itulah diharapkan bisa memberikan jawabannya.

    “Mudah-mudahan revisi ini dengan memasukan stakeholder termasuk Kota Serang, akan bisa menyempurnakan pembahasan dengan DPR RI bersama pemerintah,” kata politisi PAN itu.

    Ia juga menyatakan, saat ini lansia masih belum terpenuhi hak-haknya, lantaran perkembangan zaman yang semakin maju, namun UU masih memakai yang lama.

    “Ada 17 hak lansia belum banyak terpenuhi. Sisi sarana prasarana lihat saja di Kota Serang mall aja belum ada yang ramah dengan lansia atau perkantoran dan pemerintahan belum termasuk fasilitas umum,” tuturnya.

    Sementara, Wali Kota Serang, Syafrudin berharap dengan adanya revisi UU lansia dapat dirasa bermanfaat untuk Kota Serang.

    “Kami sambut baik kedatangan DPR RI ke Kota Serang ini. Apa lagi ada niat baik untuk memenuhi hak-hak hidup para lansia,” katanya.

    Selain itu, pihaknya juga mengharapkan ada rumah singgah yang nantinya masuk dalam draft UU lansia.

    “Jadi mudah-mudahan rumah singgah ini ada dalam draft UU. Apabila disahkan mudah-mudahan kabupaten/kota memiliki rumah singgah,” tukasnya. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -