More

    Tidak Berikan Uang Saat Dipalak, Pelajar di Cikande Dibacok Tiga Pemuda Mabuk

    Must Read

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Tiga pemuda di Cikande, Kabupaten Serang tega membacok bocah di bawah umur lantaran tidak memberikan uang.

    Aksi pemalakan itu terjadi di depan PT. Wonokoyo, Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung, Km 2, pada 4 November 2020 lalu, sekitar pukul 00:30 WIB.

    Muhammad Wahyu S (15) menjadi korban pemalakan serta pembacokan oleh para tersangka yakni Gilang Maulana (19), Nuriawan (20) serta Fery (20) masih dalam DPO.

    Kapolres Serang, AKBP Mariyono mengatakan, awalnya korban yaitu Muhammad Wahyu hendak pulang kerumah setelah belanja dari warung. Namun tiba-tiba para tersangka menghampiri korban dan langsung menodongkan celurit ke muka korban.

    “Mereka langsung bilang ke korbannya ini begini ‘bagi uang buat beli minuman’, kemudian korban menjawab tidak ada uang,” ujarnya kepada awak media, Rabu (14/11/2020).

    Ia menjelaskan, para pelaku kemudian merampas handphone milik korban dari saku celana bagian belakang dengan cara paksa. Kemudian korban mencoba untuk merebutnya kembali dan terjadilah perkelahian antara korban dan tersangka.

    “Setelah itu, para tersangka ini menyabetkan celuritnya ke bagian kening, dada dan punggung korban, dan mengalami luka robek,” katanya.

    Saat hendak melarikan diri, lanjut Mariyono, korban kembali mengejar para tersangka dan menarik salah satunya yang kemudian ketiganya terjatuh dari motor yang digunakan para tersangka.

    “Namun para tersangka berhasil kabur, dan meninggalkan sepeda motornya ini,” tuturnya.

    Akibat dari peristiwa itu, korban pun mengalami kerugian sebesar Rp 4 juta.

    Para tersangka sendiri, berhasil di tangkap oleh Polsek Cikande dalam kurun waktu lima hari pasca kejadian.

    Para tersangka pun harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, dan di jerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Ketua DPRD Kota Serang Tolak Perpres Investasi Miras

    SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan menolak mengenai kebijakan dibukanya keran investasi minuman keras (Miras) di...

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek libur Idul Fitri. Diketahui, MenPAN-RB Tjahjo...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...
    - Advertisement -
    - Advertisement -