More

    Buruh Kabupaten Serang Tuntut Kenaikan UMK Sebesar 3,27 Persen

    Must Read

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Tiga Ormas di Banten Gelar Deklarasi Tolak Habib Rizieq Shihab ke Banten

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tiga Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terdiri dari Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas), Jalak Banten, dan Barisan Ansor (Banser)...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ribuan buruh di Kabupaten Serang kembali demo menuntut kenaikan UMK tahun 2021 sebesar 3,27 persen.

    Meskipun, sudah ada surat edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk tidak dinaikkan.

    Ketua Serikat Pekerja Nasional Provinsi Banten Intan Puspa Dewi mengatakan, pihaknya hari ini akan melakukan pengawalan terhadap dewan pengusaha provinsi yang rencananya akan melakukan sidang pleno untuk menetapkan rekomendasi besaran UMK 2021.

    “Saya berharap upah minimum buruh untuk tahun 2021 bisa dinaikkan sebesar 3,27 persen yang disesuaikan dengan hasil perhitungan inflasi dan PDB,” ujar Intan, Kamis (12/11/2020).

    Menurutnya, surat edaran Menteri Ketenagakerjaan RI tidak lebih tinggi dari kedudukan PP ataupun Undang-undang. Ia juga mengatakan, upah minimum harus dihitung berdasarkan kebutuhan hidup layak, mempertimbangkan komponen-komponen KHL yang kemarin terdapat kenaikan dari 60 ke 64 persen.

    “Akan tetapi pada kenyataannya meskipun kuantitas nya bertambah, tetapi kualitas nya menurun ditambah lagi tidak adanya kenaikan di upah 2021,” katanya.

    “Ini merupakan sebuah bencana besar untuk tidak hanya bagi buruh akan tetapi juga akan berdampak kepada perekonomian Indonesia yang secara umum akan melemahkan daya beli masyarakat,” tambahnya.

    Ia juga menerangkan, terdapat regulasi yang mengatur tentang kenaikan UMK apabila dilihat dari PP Nomor 78 tahun 2015 yang didalamnya harus memerhatikan inflasi dan PDB nasional dan juga daerah.

    “Tapi memang ini kan baru pengawalan saja, kalau misalkan sampai nanti tidak ada perubahan yang direkomendasikan, ataupun gubernur tidak mendengar aspirasi buruh, maka kita akan melakukan aksi demonstrasi secara besar-besaran bahkan mogor kerja daerah,” katanya.

    Diketahui, ribuan buruh mulai melakukan aksi pada pukul 11:00 WIB, dan berkumpul di depan Cikande Modern, Kabupaten Serang. Kemudian para buruh mulai bergerak ke depan Disnakertrans Kabupaten Serang, dan dilanjutkan ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq...

    Kapolda Banten: Spanduk Tak Berizin Akan di Turunkan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar menegaskan untuk spanduk-spanduk yang dipasang dengan sengaja di daerah Banten dan tidak mempunyai izin akan di turunkan. Dirinya...

    Pangdam III Siliwangi: 1.000 Personil TNI Akan Ikut Amankan Pilkada Serentak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - TNI-Polri sudah menyiapkan personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Banten. Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pun...

    Lelang Jabatan Sekda Kota Serang, Syafrudin Tunggu Rekomendasi KASN

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wali Kota Serang Syafrudin menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) setelah rangking tiga besar diusulkan. Diketahui, peserta pada lelang jabatan Sekda...
    - Advertisement -
    - Advertisement -