More

    Jelang Pilkada, 22 Ribu Pemilih Belum Miliki KTP

    Must Read

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam...

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Sebanyak 22 ribu penduduk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), jelang Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang di empat Kabupaten/Kota di Banten.

    Hal itu disampaikan Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten, Agus Sutisna kepada awak media saat ditemui di kantor KPU Banten, Kota Serang, Kamis (12/11/2020).

    “Jumlah terakhir waktu dipleno DPT (daftar pemilih tetap,red) ada 34 ribu lebih, tapi sekarang berkurang, karena per 5 hari diupdate, Progres rekaman sekarang diangka 22 ribu yang belum rekaman,” katanya.

    Dari ribuan penduduk yang belum rekaman E-KTP, kata Agus, DPT didominasi pemilih pemula terletak di Wilayah Pandeglang.

    “Karena kan pemilih pemula terkendala teknis, Nah dari empat kabupaten/kota yang pilkada itu oaling banyak di Pandeglang,” ungkap Agus.

    Agus mendorong, DPT yang belum memiliki KTP agar segera melakukan perekaman sebelum waktu pemilihan 9 Desember 2020.

    “Kita mendukung dan mensuport supaya pemilh yang belum merekam KTP ini segera memilk KTP karena dengan itu mereka bisa melaksakan pemungutan suara,” terangnya.

    “Pokoknya sebelum 9 desember 2020 sudah harus rekam semua, sisa yang belum rekam saat ini segera melakukan perekaman KTP,” paparnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (DPA3KKB) Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina mengaku, pihaknya mendukung seluruh penduduk yang sudah memenuhi usia serta terdaftar dalam DPT untuk segara melakukan rekaman E-KTP.

    “Kami bersama sama dengan Dirjen Dukcapol (direktorat jendral kependudukan dan pencatatan sipil kementerian dalam negeri RI,red) di delapan Kabupaten Kota di Banten mendukung penyelesaian rekaman KTP,” pungkasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Refleksi Banten Dikepung Bencana, Kobar: Pemerintah Merusak Ekosistem

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah aktivis lingkungan yang terhimpun dalam aliansi kelompok pelajar (Kobar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Alun-alun Kota...

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Banten. Kegiatan bertajuk 'Menyelaraskan Pertumbuhan Ekonomi...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...
    - Advertisement -
    - Advertisement -