More

    Klaster Perumahan Rawan Curanmor, Ratusan Kendaraan Berhasil di Amankan Polda Banten

    Must Read

    PAD Kota Serang Tahun 2020 Tak Capai Target

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang tahun 2020 tak mencapai target, lantaran PAD ini hanya mencapai Rp190...

    Banser Bantah Terlibat Dalam Deklarasi Penoalakan Habib Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ormas Banser Banten membantah keterlibatan dalam menolak rencana kehadiran pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab...

    Datangi Ribuan Massa Pendukung HRS, Walikota Serang Bilang Begini

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ribuan massa Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar siaga apel akbar persiapan kedatangan imam besar Front...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Selama bulan Oktober hingga November jajaran Polres yang berada di Wilayah Hukum Polda Banten berhasil ungkap ratusan motor dan puluhan mobil hasil pencurian. Selain itu, 47 tersangka pun berhasil di gelandang ke Mapolda Banten untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar mengatakan dari banyaknya kasus pencurian motor di Banten, paling rawan berada di daerah perumahan, sisanya berada di tempat umum.

    “Dari hasil penangkapan ini, kasus pencurian motor ini lebih banyak dari perumahan, sisanya di tempat umum. Mereka berbagai macam cara untuk mengambil motor ini,” ujarnya kepada awak media, Rabu (18/11/2020).

    Ia mengatakan, ada sebanyak 185 unit kendaraan motor, dan 29 unit kendaraan roda empat dan enam berhasil diamankan oleh jajaran Polda Banten.

    “Dari 63 kasus ini, total kendaraan semua ada 214 unit. 185 unit kendaraan roda dua, 29 unit kendaraan roda empat dan enam,” katanya.

    Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap pencurian kendaraan yang sedang marak di Banten.

    “Kami imbau selalu waspada kepada masyarakat, gunakan kunci ganda minimal untuk memperlama waktu pencurian, sehingga Alhamdulillah apabila pencurian bisa diketahui dulu sebelum kabur,” katanya.

    Para tersangka pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan di persangkakan pasal 363,365, 480 dan atau 481 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Rul)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Gelar Webitalk, Unbaja Soroti Pembangunan Berkelanjutan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Unbaja menggelar Webitalk dalam mengkritsi pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya di...

    Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Kota Serang Capai 760 Orang, 20 Orang Diantaranya Meninggal

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Serang kini tembus sebanyak 760 orang, hal itu lantaran setiap harinya kasus positif Covid-19 di Kota...

    Gelar Aksi Kamisan, Aktivis Lingkungan Soroti Dampak Geothermal Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Sejumlah pegiat lingkungan menggelar aksi kamisan di depan kampus UIN SMH Banten, Jalan Jendral Soedirman nomor 30, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis...

    Ribuan Massa Berkerumun di Kota Serang, Syafrudin Ogah Lakukan Swab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan Tes Swab setelah deklarasi ribuan massa forum umat islam bersatu (FPUIB) Banten yang menggelar...

    Dikabarkan Akan Safari ke Banten, Umat Islam di Tanah Jawara Siap Kawal Ketat Rizieq Shihab

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar serangkaian apel akbar persiapan kedatangan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS)...
    - Advertisement -
    - Advertisement -