More

    Sebut Gubernur WH Tak Pro Pekerja, Buruh Puji Kepemimpinan Ratu Atut Chosiyah

    Must Read

    Kades Sukarame Tanggapi Kritikan Warga yang Tanam Pohon Pisang dan Kuburan di Jalan Rusak

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Pasca di kritik oleh puluhan warga Kampung Ciakar, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang terkait jalan rusak...

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia Capai 5,3 Juta Jiwa

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, sekitar 9 Juta pekerja migran asal Indonesia telah di berangkatkan...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Ratusan buruh yang terdiri dari berbagai elmen serikat pekerja menggelar aksi demonstrasi di halaman pendopo Gubernur Banten, Rabu (18/11/2020).

    Dalam aksinya, mereka mendesak Gubernur Banten untuk menaikan Upah Minimum Kerja (UMK) 2021 se-Banten.

    Salah seorang buruh dari Cilegon, Rudi Sahrudi menegaskan, jika UMK Banten 2021 tidak naik otomatis tidak akan ada kenaikan untuk UMK tahun berikutnya sehingga nasib akan semakin dikebiri.

    “Kita tidak usah takut, buruh mati sekarang berjuang itu jihad, surga tempatnya bagi kita, ngga usah dikhawatirkan, kita ini pembela untuk kesejahteraan buruh,” cetus Rudi disela-sela orasi.

    Selain itu, Rudi pun kecewa dengan Gubernur Banten, Wahidin Halim yang dinilai tidak pernah berpihak kepada kaum buruh, bertahun-tahun Wahidin Halim memimpin Banten.

    Untuk itu, Rudi pun menyerukan seluruh elmen buruh harus tetap berada dalam garis perjuangan untuk kepastian UMK 2021.

    “Jika UMK kita tak naik Bagimana yang dirumah anak istri tanggungjawab buruh, UMK jangan mau dikebiri lagi, berikan kewenangan daripada bupati waliktoan yang sudah merekomendasikan besaran UMK untuk Kabuapten kota,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, Rudi pun membandingkan kepemimpinan Wahidin Halim dan kepemimpinan mantan Gubernur Banten yakni Ratu Tatu Chosiyah, menurutnya, dimasa kepemimpinan Tatu buruh selalu dimanjakan dengan berbagai regulasi-regulasi yang selalu berpihak kepada buruh.

    “Harkat martabat buruh harus dihormati, Banten itu kekuatanya buruh, Guberjur dulu Jamanya bu Atut paling berani merevisi UMK untuk kesejahteraan buruh,” terangnya.

    Meskipun Atut dirundung korupsi, Rudi menilai kepemimpinan Atut sangat berperan besar terhadap kesejahteraan buruh ketimbang Gubernur Banten sekarang Wahidin Halim.

    “Ya meski bu Atut pernah korupsi tapi dia (Atut,red) Paling berani, Bu Atut bagi kami adalah pahlawan buruh,” paparnya.

    Hal serupa dikatakan buruh asal Lebak, Sopian, mengatakan, Gubernur Banten (Wahidin Halim) harus berdiri diatas kepentingan buruh bukan diatas kepentingan pengusaha.

    Sejauh ini, kata dia, buruh semakin tercekik dengan upah tak layak, terlebih di daerah Lebak UMK nya paling kecil se-Banten.

    “Dengan hormat kepada gubernur hari ini kami minta kepastiannya UMK 2021 se Banten harus naik, kami dari lebak paling rendah, bilamana UMK tak naik bagaimana hidup saya, keluarga saya, anak-anak saya,” pungkasnya. (Jen)

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Tolak Keputusan Gubernur Soal UMK 2021, Buruh Banten Bakal Gelar Aksi Mogok

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan memasifkan sosialisasi penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim, terkait...

    Marinir Kawal Pembongkaran PLTPB, LBH: Negara Abaikan Hak Dasar Rakyat Padarincang

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Banten menduga ada persoalan besar dalam rangkaian pemaksanaan mobilisasi alat berat PT Sintesa Geothermal Banten (PT SBG)...

    Awasi Anggaran Covid-19 dan Pilkada, KPK Sadap Ratusan Nomor Telepon

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengaku, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya penyelidikan tindak pidana korupsi (Tipikor) secara tertutup...

    Diduga Hendak Akhiri Hidup, Seorang Wanita Bergelantungan di Jembatan Baru Ciujung-Kragilan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Entah apa yang dipikirkan seorang wanita yang hendak mengakhiri hidupnya di salah satu jembatan baru Ciujung-Kragilan. Namun, menurut keterangan warga setempat yang berada...

    Ibu dan Anak di Serang Diduga Jadi Korban Pencabulan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Dugaan pencabulan oleh oknum ahli gigi yang berpraktik di sekitar lampu merah Ciruas dilaporkan ke Polres Serang. Dugaan pencabulan tersebut menimpa Ika Lestari,...
    - Advertisement -
    - Advertisement -